Header Ads

LSC: 80% Responden Puas Terhadap Kinerja Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan

LSC


WajahBekasi.Com Lembaga Survei Cikarang (LSC) melakukan survei terhadap tingkat kepuasan masyarakat atas kinerja Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan di sepanjang tahun 2022 ini.

Survei dilakukan menggunakan metode random sampling dengan jumlah responden sebanyak 1.240 orang.

Mayoritas dari responden tersebut berumur 31-40 tahun yang disurvei pada rentang waktu November-Desember 2022.

"Sampel responden sebanyak 1.240 orang ini sudah cukup memenuhi keterwakilan apabila dibandingkan dengan jumlah populasi di Kabupaten Bekasi. Sedangkan tingkat margin of eror kurang lebih 2,89 persen," ucap Sekretaris LSC Dede Abdul Azis di Cikarang, Rabu (28/12/2022).

Secara umum survei yang dilakukan LSC, lanjut Dede Abdul Azis, meliputi kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pj Bupati Bekasi, kepuasan terhadap kecepatan dalam merespon keluhan masyarakat dan tingkat kepuasan terhadap pelayanan publik di Kabupaten Bekasi. 

Dede Abdul Azis mengatakan, dari hasil survei ini, menunjukkan 55,81 persen responden mengaku sangat puas terhadap kinerja Pj Bupati Bekasi, 23,55 persen puas, 16,45 persen sedang, dan hanya 2,90 persen yang mengaku tidak puas, serta 1,29 persen mengaku sangat tidak puas. 

"Jadi total responden yang menjawab sangat puas dan puas terhadap kinerja Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, apabila digabungkan jumlahnya 79,36 persen," tandasnya. 

Dede Abdul Azis mengungkapkan, dalam survei ini, responden juga ditanya terkait kecepatan Pj Bupati Dani Ramdan dalam merespon dan menangani keluhan masyarakat. 

"Hasilnya, 53,23 persen responden menjawab sangat puas, 27,10 persen puas, 14,19 persen sedang, 4,19 persen tidak puas dan 1,29 persen sangat tidak puas," ujarnya. 

Terkait tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik di masa kepemimpinan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, responden yang mengaku sangat puas 51,61 persen, 29,35 persen menyebutkan puas, 15,81 persen menilai sedang, kemudian responden yang menjawab tidak puas sebesar 3,23 persen. 

"Artinya tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik di Kabupaten Bekasi di masa Pj Bupati Bekasi sebesar 80,96 persen," ungkapnya. 

Dede Abdul Azis menandaskan, LSC berharap ke depannya, kritik yang konstruktif, kebijakan starategis maupun langkah korektif yang akan diambil dan ditentukan oleh berbagai pihak hendaknya berbasis data.

Artinya, tidak hanya mengedepankan persepsi. Tidak hanya pemerintah daerah, oposisi maupun kritikus mesti menyadari betul peran data dan interpretasinya.

"Ke depan, sangat mungkin juga bagi LSC untuk melakukan survei kepuasan masyarakat terhadap perangkat daerah atau dinas yang ada di Kabupaten Bekasi untuk masyarakat Kabupaten Bekasi," ujarnya. 

Sumber: TribunBekasi.com
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ichwan Chasani