Header Ads

3 RT di Muara Gembong Bekasi Sudah 2 Bulan Terendam Air Rob

3 RT di Muara Gembong Bekasi Sudah 2 Bulan Terendam Air Rob

WajahBekasi.Com - Sejumlah wilayah di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terendam banjir laut (rob) cukup lama. Tercatat, ada tiga wilayah rukun tangga (RT) yang sudah 2 bulan terendam banjir.
Polisi langsung turun tangan melakukan pengecekan. Tiga wilayah RT yang terendam itu berada di Desa Pantai Harapan Jaya.

"Pengecekan terhadap ketinggian air pasang laut (rob) yang sudah merendam permukiman warga selama 2 bulan sebanyak tiga RT di Kampung Pondok Dua, Desa Pantai Harapan Jaya, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi," ujar Kanit Binmas Polsek Muara Gembong Aipda Rohimah dalam keterangannya, Jumat (9/12/2022).

Pengecekan itu dilakukan Kamis (8/12). Saat mengecek bersama Kapolsek Muara Gembong AKP Bagus Susanto dan Wakapolsek Iptu Suhartono, Rohimah menemukan tinggi air mencapai 30 cm.

"Adapun ketinggian rob sampai saat ini masih berlangsung naik untuk ketinggian air 10-30 cm. Situasi aman terkendali," jelas Rohimah.

Pesisir Indonesia Hadapi Rob Tahunan
Sekitar 23 juta orang di pesisir Indonesia diperkirakan harus menghadapi ancaman banjir laut tahunan pada tahun 2050 akibat peningkatan ketinggian muka air laut yang disebabkan perubahan iklim abad ini.

Dilansir BBC Indonesia, Kamis (26/5/2020), merujuk pada studi yang dilakukan Climate Central, sebuah organisasi nonpemerintah yang bermarkas di Amerika Serikat, jumlah ini naik lima kali lipat ketimbang perkiraan sebelumnya.

Kondisi geografis pesisir kepulauan Indonesia yang merupakan dataran rendah, ditambah dampak perubahan iklim serta penurunan muka tanah, dianggap sebagai faktor banjir laut tahunan yang mengancam keberlangsungan kehidupan warga yang tinggal di pesisir.

Kepala Pusat Informasi Perubahan Iklim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dodo Gunawan mengungkapkan kondisi geografis pesisir Indonesia ini yang membuat area tersebut rentan terhadap perubahan iklim.

"Rata-rata low land, daerah pesisir dan pulau-pulau pesisir (merupakan) daerah dataran rendah. Kota-kota besar di Jawa misalnya, kebanyakan di daerah pesisir, daerah pantai, sehingga rentan dengan ancaman kenaikan muka laut itu," jelas Dodo.

Sementara itu, estimasi penurunan permukaan tanah diperkirakan lebih drastis, berkisar 1-10 cm per tahun. Bahkan, di beberapa tempat, penurunannya mencapai 15-20 cm per tahun.

Pesisir utara Jawa, mulai Tangerang, Bekasi, Muara Gembong, Subang, Indramayu, Cirebon, Brebes, Tegal, Pekalongan, Semarang, Demak, dan Surabaya, yang merupakan dataran rendah, juga menghadapi ancaman tenggelam selama beberapa tahun terakhir. Banjir laut tahunan yang datang tiap musim hujan.

(isa/jbr detik.com)