Header Ads

Muslim Fashion Mampu Meningkatkan Perekonomian di Indonesia

Muslim Fashion Mampu Meningkatkan Perekonomian di Indonesia

Oleh: Dhiya Qonita  Mahasiswa STEI SEBI

Muslim Fashion Mampu Meningkatkan Perekonomian di Indonesia


Islam mengajarkan umat-Nya untuk senantiasa memerhatikan adab dalam berpakaian. Adab ini berlaku untuk setiap Muslim, baik perempuan maupun laki-laki. Keharusan mematuhi adab berpakaian bisa dilihat dari Al Quran surat Al-A'raf sebagai berikut:

"Wahai anak cucu Adam! Sesungguhnya Kami telah menyediakan pakaian untuk menutupi auratmu dan untuk perhiasan bagimu. Tetapi pakaian takwa, itulah yang lebih baik. demikianlah sebaian tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka ingat." (QS. Al-A'raf/7:26)

Adab bertujuan untuk menutup dan melindungi aurat yang memang tidak boleh terlihat. Aurat laki laki yaitu berada di antara pusar hingga lutut, sementara aurat perempuan yaitu adalah semua anggota tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Ada beberapa fungsi dari berpakaian diantaranya:

1. Menutup aurat 

pakaian berfungsi sebagai yuwari sau-atikum, yang artinya penutup bagian tubuh yang malu dilihat. Berpakaian merupakan sifat dasar manusia yang memiliki rasa malu dan berusaha menutup tubuh agar tidak terlihat pandangan orang yang bukan muhrimnya. 

2. Sebagai perhiasan

Pakaian berfungsi sebagai risyan atau hiasan. Maksudnya adalah pakaian dapat membuat pemakainya menjadi lebih enak dipandang dalam batas kewajaran agama Islam.

3. Identitas ketakwaan 

Fungsi selanjutnya yaitu libasut taqwa atau bentuk ketakwaan. Artinya, pakaian adalah bentuk ketakwaan pemakai dengan cara menutup aurat yang diharamkan untuk diperlihatkan pada orang lain.

dapat dipahami bahwa seseorang memerlukan adab berpakaian yang baik karena akhlak dapat tercermin dari cara berpakaian. Oleh karena itu, fashion muslim yang sesuai dengan syariat Islam bukan hanya berfungsi sebagai tren masa kini, melainkan juga berperan untuk membawa kemaslahatan bagi manusia. Dengan berpakaian sesuai syariat Islam dapat menjaga kehormatan sekaligus menjaga martabat kepribadian Islam. 

Industry halal di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar, hal ini karena penduduk muslim di Indonesia yang sangat banyak. Salah satunya dibidang modest fahion seperti hijab, dan busana muslim.dalam perekonomian, industry fashion muslim menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi kreatif.  

Pada tahun 2018, Presiden Joko Widodo juga mengatakan, “Saya meyakini, Insyaallah kita bisa menjadi, memiliki kekuatan besar dalam menguasai pasar busana muslim dunia. Saya mendapatkan informasi dalam 1 tahun, ada Rp 166 triliun nilai dari, nilai ekonomi dari industri fashion. Yang di busana muslimnya Rp 54 triliun. Sebuah jumlah yang sangat-sangat besar sekali," ujar Jokowi dalam pengantarnya di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (26/4/2018) .  

Sebagai penduduk muslim terbesar di Indonesia kesempatan sangat ber peluang besar, namun juga harus ada Kerjasama baik dengan para desainer, pengusaha muslim dan juga pemerintah.  Dengan adanya perkembangan zaman ini cara memperkenalkan fashion muslim pun juga semakin modern, para pengusaha dibidang ini juga bisa melakukan pemasaran dengan menggunakan sosial media, hingga pembelian melalui online.

  Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa fashion muslim adalah salah satu industri halal yang berperan dalam meningkatkan perekonomian Indonesia. Tidak hanya dalam skala nasional, namun fashion muslim Indonesia telah membuktikan mampu jaya di skala internasional. Fashion muslim juga sebagai bentuk dakwah Islam kepada dunia, bukan hanya untuk memperlihatkan identitas keagamaan atau sarana berbisnis. Oleh karena itu, halal value chain harus terus diperhatikan untuk memastikan fashion muslim sesuai dengan syariat Islam .



 
Daftar Pustaka 
Entrepreneur Muslim, BerbisniRasulullah SAW entrepreneur Sejatis untuk Umat. (n.d.).
Fathoni, M. A. (2020). Potret Industri Halal Indonesia: Peluang dan Tantangan. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 6(3), 428. https://doi.org/10.29040/jiei.v6i3.1146