Header Ads

BERTEMAN DENGAN INSECURITY

BERTEMAN DENGAN INSECURITY

(Nursyakiah)

BERTEMAN DENGAN INSECURITY

Kita sebagai manusia yang tidak luput dari kekurangan pasti pernah berfikir dan merasa kita ini kalah cantik, kalah pinter, dan beberapa hal yang membuat kita minder dengan apa yang kita punya dengan orang lain punya. 

Itu adalah salah satu hal wajar, hal yang sangat wajar ini bisa disebut dengan iri, atau Insecurity. Sifat Iri ini sebenarnya masuk kedalam fitrahnya bagi kita sebagai manusia, karena manusia tercipta sebagai makhluk sosial. 

Kita sering bertanya-tanya juga dengan diri sendiri bahwa kenapa Tuhan membuat kita merasa membandingkan diri dengan orang lain?. 

Jawabannya adalah kita sebagai manusia yang selalu membandingkan diri kita dengan orang lain itu untuk belajar dari orang lain dan mampu memotivasi diri kita untuk menjadi lebih baik.

Sebelumnya kita harus tau apasih arti inti dari Insecurity itu, Insecurity adalah kondisi dimana seseorang tidak nyaman, merasa terancam, minder, dan lain sebagainya. Insecurity yang intens itu akan menimbulkan stress dan stress yang intens itu bakalan menimbulkan depresi dan depresi yang intens biasanya dapat memicu fikiran- fikiran negatif bahkan sampai bunuh diri.

Tapi dengan adanya insecure ini banyak juga orang yang salah arah, karena kebanyakan orang ketika kita berada di fase insecure bukannya kita bertugas untuk mememotivasi diri kita dan mendekatkan diri dengan Tuhan tetapi malah ke arah yang negatif. Contohnya kita makin merasa minder, putus asa dan fikiran negatif lainnya yang sangat tidak bermanfaat bagi diri kita.

Insecurity yaitu rasa yang tidak aman coba kita arahkan ke arah yang positif, semisal jika kita sebagai perempuan biasanya insecure soal fisik seperti iri dengan tubuh ramping, badan yang mulus, rambut lurus, cantik dan lain sebagainya. 

Ada beberapa tips yang semoga bisa membuat kita khususnya perempuan bisa jauh lebih tenang.  Sebenarnya ini hal wajar apalagi perempuan pasti selalu berfikir harus tampil cantik dan perfect di mata semua orang, karena sudah ada fitrahnya manusia menyukai keindahan terutama perempuan. Ini sekedar saran bahwa ketika kita berada di fase Insecure disitu juga kita bangun cita- cita yang lebih jauh lagi. Karena didunia ini kalo kita sebagai perempuan mau mengejar standar kecantikan iti pasti tidak ada habisnya dan pasti capek. Dan sebenarnya standar kecantikan manusia itu sangat sangat relatif karena setiaporang punya selera masing- masing.

Kalau Kita mengejar standar kecantikan dunia itu berujung hanya pada satu yaitu capek, coba mulai dari sekarang untuk cita-citakan kecantikan yang kita punya untuk nanti kita di akhirat. InsyaAllah dengan seperti itu kita akan lebih tenang menghadapi perempuan- perempuan cantik zaman sekarang. 

Karena sebenarnya ketika kita mengejar cantik di akhirat itu ada inner beauty disana, dan InsyaAllah dengan adanya motivasi seperti itu kita bakal bisa memperkuat doa lebih dalam, Ibadah lebih baik, dan InsyaAllah lebih dekat dengan Allah. 

Kalau sudah melakukan itu pasti semua orang pasti bakal senang ketika melihat kita dari inner beuty itu. Tapi perlu dingat bahwa yang dikejar bukan pengakuan orangnya tetapi ridhonya Allah.

Jadi rasa Insecurity itu buat kita yang penegn terlihat cantik, kaya, dan lain sebagainya hal yang perlu dipegang adalah jangn kejar cantik dan kaya untuk standar dunia karena pasti tidak bakalan ada habisnya dan tidak bakal selesai dan ujungnya bakal capek. 

Jadi cobalah kita kejar kecantikan itu dengan cantik yang abadi yang di akhirat begitu juga kekayaan yang abadi di akhirat.


Penulis: Nursyakiah
Mahasiswa STEI SEBI Depok