Header Ads

Yuk Mengenal Hal Menarik dalam Bisnis

Yuk Mengenal Hal Menarik dalam Bisnis

Shafa Nabiilah Nuur Rahmah
Mahasiswa STEI SEBI Depok

Yuk Mengenal Hal Menarik dalam Bisnis

Seiring berkembangnya zaman, perkembangan bisnis semakin memiliki tingkat kreativitas dan inovasi yang sanggat tinggi. Mau tidak mau, suka tidak suka para produsen harus bisa memiliki ide menarik agar bisnisnya tidak kalah saing dengan para kompetitor di pasar. 

Berbisnis sudah dimulai dari zaman Rasulullah S.A.W. Pada saat itu Rasul berbisnis bersama salah satu istrinya yaitu Siti Khadijah.
 
Bagi umat islam berbisnis tidak hanya mencari profit atau keuntungan saja, melainkan kita harus mencari keberkahan. Karena dengan keberkahan yang dimiliki, membuat pintu rezeki semakin terbuka luas misalnya berbisnis dengan jujur, amanah lebih baik dibandingkan berbisnis dengan cara tidak berkah misalnya membuat kecurangan dalam penimbunan produk, menambah dan mengurangi timbangan, dll. Perbuatan seperti itu bukan hanya merugikan orang lain saja tetapi merugikan dirinya sendiri.

Berbisnis merupakan kegiatan jual beli yang dilakukan oleh beberapa orang meliputi transaksi, tawar menawar, dan lain sebagainya. Ternyata ada berbagai macam strategi yang membuat bisnis menjadi lebih maju dibandingkan bisnis kompetitor. 

Dalam pembahasan bisnis ini, kita akan membahas strategi imitasi bisnis secara umum, bukan membahas hukumnya.

 Adanya, manajemen imitasi. Imitasi adalah kegiatan meniru dengan menambah inovasi baru pada suatu produk yang sudah diciptakan. Disaat ingin melakukan imitasi produk maka lakukan ATM (Amati, Tiru, dan Modifikasi). 

Amatilah bisnis yang sedang dirintis oleh kompetiror dengan cara menganalisa dan mengevaluasi apa saja kekurangan dan kelebihan bisnisnya. 

Tiru dengan cara memahami aspek hukum pada kompetitor. Modifikasi produk yang akan ditiru dengan membuat inovasi dan kreasi baru yang lebih menarik daripada produk kompetitor.

Menurut ( Schnars: 1994 dan Gun Lee: 2012 ) ada beberapa keuntungan yang didapat dalam melakukan imitasi pada suatu produk yaitu dapat memperbaiki kekurangan inovasi pada produk sebelumnya, menghidari produk yang kurang berpotensi di kalangan pasar, menghindari adanya kegagalan, menghindari melonjaknya biaya yang tinggi pada research dan development, Dapat menghasilkan harga jual lebih rendah dari harga aslinya. 

Menurut ( Rosenberg dan Steinmuller: 1998) menyampaikan ada 4 jenis imitasi yaitu pertama, imitasi pembajakan dilakukan dengan cara membuat produk sangat mirip dengan aslinya, dan sifatnya illegal harganya lebih murah. 

Kedua, imitasi kloning membuat produk sama dengan aslinya tetapi yang membedakan adalah adanya nama dan logo yang berbeda. 

Ketiga, kreatif adaptasi proses imitasi ini merupakan imitasi terbaik dan inovatif karena dalam proses imitasinya menambahkan fitur yang sebelumnya berbeda dengan merek yang berbeda juga. 

Dan yang terakhir adalah lompatan teknologi dilakukan oleh industry yang sudah masuk pasar yang sedang tumbuh setelah innovator masuk dengan menggunakan teknologi baru. 

Keuntungannya dapat membaca pasar lebih baik sehingga berpeluang melampaui industry innovator yang lebih dulu ada. Itulah beberapa pembahasan mengenai manajemen imitasi yang berkaitan dengan hal yang menarik dalam berbisnis.