Header Ads

Hubungan Penyuntingan Dalam Penulisan Teks

Hubungan Penyuntingan Dalam Penulisan Teks

Muhammad Fachruroji Azuri
Mahasiswa STEI SEBI, Prodi Manajemen Bisnis Syariah 2021

Hubungan Penyuntingan Dalam Penulisan Teks

Sukakah kalian menulis sesuatu? Bagaimana dengan menulis novel? Atau menulis cerpen? Tahukah kalian bahwa dalam proses penulisan ada beberapa tahap yang harus dilalui lho…

Dalam proses menulis ada tahap membaca, menulis, dan publikasi. Namun diantara proses menulis ada tahap membaca, menulis, dan publikasi ada satu proses yang sangat penting dan tidak bisa dilewatkan. Yaitu, proses penyuntingan. 

Sebelum membahas proses penyuntingan, mari kita bahas dari tahap paling awal, tahap membaca. Apa itu membaca? Di dalam KBBI tertulis bahwa ada setidaknya 5 makna dari kata “baca” atau “membaca” yaitu: Melihat serta memahami isi dari apa yang tertulis, bisa dengan melisankan atau hanya dalam hati. 2. Mengeja atau melafalkan apa yang tertulis.

Lalu tahap kedua kita bahas tahap kedua. Yaitu, tahap menulis. Menulis adalah suatu kegiatan untuk menciptakan suatu catatan atau informasi pada suatu media dengan menggunakan aksara. Menulis biasa dilakukan pada media kertas dengan menggunakan alat-alat seperti pena atau pensil. 

Zaman sekarang dizaman digital, umumnya orang-orang menggunakan media ketik seperti laptop, PC, atau macbook. 

Ada pendapat lain soal menulis, yaitu pendapat Pak Seno Gumira Adjidarma. Ia menjelaskan bahwa, menulis adalah suatu cara untuk bicara, suatu cara untuk berkata, suaru cara untuk menyapa, suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah di mana, cara itulah yang bermacam-macam dan disanalah harga kreativitas ditimbang - timbang. 

Kemudian ada tahap menyunting, tahap penting diantara tahap menulis dan publikasi. 

Penjelasan menyunting adalah penyiapan naskah siap cetak atau siap terbit dengan memperhatikan segi sistematika penyajian, isi, bahasa, dan mengedit. 

Secara ringkas, penyuntingan adalah penyiapan naskah untuk di publikasikan. 

Kesimpulannya, penyunting adalah tahap dimana teks tulisan di koreksi agar lebih enak di baca oleh pembaca, dan juga sesuai dengan aturan KBBI. 

Lalu tahap terakhir. Yaitu, tahap publikasi. Tahap dimana karya sebuah tulisan disebarluaskan untuk dibaca. Di zaman sekarang, karya tulis di publikasikan lewat web atau jejaring media sosial berupa konten, post, atau feed di suatu akun Sang Penulis. 

Demikian hubungan penyuntingan dalam menulis. Semoga kita semua dapat menelurkan karya tulis yang bermanfaat bagi kalangan masyarakat agar dapat mengedukasi lebih luas. 

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini. 

Sekian, sampai jumpa.