Header Ads

Pentingnya Ukhuwah Islamiyah

Pentingnya Ukhuwah Islamiyah

Ukhuwah islamiyah, sebuah kata yang tak asing di telinga umat islam. Tetapi sudahkah kita mengetahui dan memahami makna sesungguhnya dari ukhuwah islamiyah ini? 

Apalagi di zaman sekarang ini, yang mana mayoritas orang-orang bersikap individualisme atau lebih mementingkan urusan pribadi dari pada urusan bersama. Padahal dalam agama islam diajarkan untuk saling tolong menolong antar sesama umat islam. 

Makna Ukhuwah Islamiyah adalah persaudaraan yang terjadi antar umat Islam. Ukhuwah Islamiyah adalah hubungan persaudaraan yang dijalin oleh umat Islam, melalui Ukhuwah Islamiyah maka akan tercipta sebuah kehidupan yang rukun dan damai. Ukhuwah Islamiyah adalah akidah yang harus dimiliki semua umat Islam.

Ukhuwah Islamiyah menurut Imam Hasan Al Banna : Ukhuwah Islamiyah adalah keterikatan hati dan jiwa satu sama lain dengan ikatan aqidah. Arti ukhuwah Islamiyah, yakni ukhuwah yang bersifat Islami atau yang diajarkan oleh Islam. 

Allah berfirman dalam surah ali imron ayat 103 yang artinya :
“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah kamu akan nikmat Allah kepadamu, ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara, sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.”

Dari ayat diatas dijelaskan bahwa Allah memerintahkan kepada seluruh umat islam untuk berpegang teguh pada tali persaudaraan, dan melarang untuk saling bermusuhan ataupun bercerai-berai. 

Karena kita semua adalah saudara, saat kita mengetahui bahwa diluar sana ada saudara kita yang sedang merasa kesusahan ataupun sedang terkena musibah maka kita memiliki kewajiban untuk menolong mereka, karena saudara tidak harus sedarah, melainkan saudara itu bisa seagama, sebangsa, dan setanah air. 

Ada pepatah yang mengatakan : “Bersatu kita teguh, Bercerai kita runtuh” 

Penulis: Muhammad Azam Atsan 
Mahasiswa STEI SEBI, prodi Manajemen bisnis syariah