Header Ads

Ceburkan Diri ke Kalimalang Usai Berkelahi, Pemuda Ditemukan Tewas Tenggelam

Ceburkan Diri ke Kalimalang Usai Berkelahi, Pemuda Ditemukan Tewas Tenggelam


WajahBekasi.Com - Pria bernama Kurnia Sandi alias Tato (25) yang tenggelam di Kalimalang, tepatnya di Kampung Jatimulya, RT 07/RW 08, Jembatan 4, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, sejak Minggu (26/12/2021) dini hari, ditemukan dalam kondisi tewas.

Korban ditemukan pada Senin (27/12/2021) siang. Personel gabungan melakukan pencarian terhadap korban sejak kemarin malam.

“Korban sudah ditemukan 10 meter dari tempat kejadian, sekitar pukul 12.45 WIB tadi,” kata anggota Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Andika Rakhman, Senin (27/12/2021).

Kemudian, jasad korban langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk identifikasi dan diserahkan kepada anggota keluarga korban.

Ceburkan Diri ke Kalimalang Usai Berkelahi, Pemuda Ditemukan Tewas Tenggelam

Dari informasi yang diperoleh, kejadian bermula saat Tato bersama dua rekannya terlibat perkelahian di kafe Perumahan Metland Tambun Selatan.

Warga berupaya melerai perkelahian tersebut dan menangkap seorang rekan Tato. Sedangkan, Tato bersama satu rekan lainnya melarikan diri dan menceburkan ke Kalimalang untuk menghindari kejaran warga. 

Satu orang yang menceburkan ke Kalimalang berhasil diselamatkan sedangkan Tato terbawa arus deras Kalimalang.

“Kami mendapat laporan pada Minggu sore, dan langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi bersama gabungan relawan,” ungkapnya.

Diketahui, berdasarkan alamat di KTP korban merupakan warga Kampung Nangewer, Desa Cinta, Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Anggota Rescue Pleton B Damkar Kota Bekasi, Eko mengatakan, jasad korban ditemukan pada pukul 15.00 WIB setelah tim gabungan melakukan pencarian. 

“Titik nol lokasi (dilaporkan) di Jembatan 4. Korban ditemukan di Jembatan 3,” kata Eko saat dikonfirmasi pada Senin (27/12/2021). Eko menuturkan, di tubuh korban terlihat ada luka pada bagian kepala dan punggungnya. Eko menduga, luka disebabkan karena benda tajam. (Mikael Niman / EHD-beritasatu.com)