Header Ads

Kabupaten Bekasi, DKI Jakarta Hingga Bogor Turun ke PPKM Level 1

Kabupaten Bekasi, DKI Jakarta Hingga Bogor Turun ke PPKM Level 1



WajahBekasi.Com - Pemerintah telah mengubah status PPKM Kabupaten Bekasi menjadi level 1, termasuk juga DKI dan Bogor. Tercatat ada sejumlah daerah yang ditetapkan menjadi level 1 di wilayah Jawa-Bali.

Pengumuman itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 57 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 3, 2, dan 1 corona virus disease 2019 di wilayah Jawa-Bali.

Berikut data lengkap PPKM Level 1:

1. DKI Jakarta

2. Banten
-Kota Tangerang
-Kabupaten Tangerang

3. Jawa Barat
-Kota Bogor,
-Kabupaten Pangandaran
-Kota Banjar
-Kabupaten Bekasi

4. Jawa Tengah
-Kota Tegal
-Kota Semarang
-Kota Magelang
-Kabupaten Demak

5.Jawa Timur
-Kota Surabaya
-Kota Mojokerto
-Kota Madiun
-Kota Blitar
-Kota Pasuruan

Apa Arti PPKM Level 1 

Aturan mengenai PPKM di daerah tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 26 Tahun 2021. Berikut aturan PPKM yang perlu diterapkan bagi daerah level 1: 
  1. Pekerjaan non-esensial 75 persen kerja dari kantor atau work from office (WFO) jika sudah divaksin
  2. Pekerjaan esensial beroperasi 100 persen dengan dibagi menjadi 2 shift dengan protokol kesehatan ketat 
  3. Toko atau pasar kebutuhan sehari-hari bisa buka dengan kapasitas 75 persen 
  4. Pasar rakyat selain kebutuhan sehari-hari bisa buka dengan kapasitas 75 persen 
  5. Pusat perbelanjaan seperti mall dan plaza bisa buka dengan kapasitas 75 persen dan tutup pukul 21.00 
  6. Pedagang kaki lima (PKL), barbershop dan sejenisnya bisa buka sampai pukul 20.00 
  7. Warung makan, PKL, lapak jajanan di ruang terbuka boleh beroperasi dengan kapasitas 75 persen dan buka hingga pukul 21.00. Sementara pengunjung yang makan di tempat diberi batas waktu maksimal 30 menit. 
  8. Restoran di ruang terutup bisa buka dengan kapasitas 75 persen 
  9. Kegiatan belajar mengajar 50 persen daring dan 50 persen tatap muka 
  10. Tempat ibadah dibuka dengan kapasitas 50 persen dan protokol kesehatan ketat.