Header Ads

Buronan Pembacok Tetangga Karena WiFi Akhirnya Tertangkap di Babelan

Buronan Pembacok Tetangga Karena WiFi Akhirnya Tertangkap di Babelan



WajahBekasi.Com - Personil Polsek Cikarang berhasil menangkap EM pelaku pembacokan dengan kapak terhadap Lasdo Apuan (38) tetangganya di Perum Karanganyar Recidence, Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi beberapa bulan lalu. 

Kompol Mustakim, Kapolsek Cikarang menjelaskan, setelah melarikan diri selama tiga bulan ke Sumatera, petugas akhirnya berhasil menangkap EM di Babelan, Kabupaten Bekasi, pada 3 November 2021 lalu.

"Motif pembacokan tetangga karena pelaku mengaku kesal korban menggunakan WiFi tanpa izin," kata Mustakim dikutip dari akun Instagram @polsek_cikarangutara pada Sabtu (6/11/2021).

Menurut Mustakim, pelaku mengaku sudah beberapa kali menegur korban, namun tetap tidak mengakui menggunakan WiFi.

Hingga akhirnya pada pertengahan Oktober lalu, pelaku mendatangi rumah korban dan menganiayanya. "Korban menderita luka bacok dikepala sebelah kiri," ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang sudah didapat, Mustakim mengungkapkan, EM mengakui bahwa ia membacok tetangganya lantaran kesal jaringan WiFi internet miliknya dipakai tanpa izin beberapa kali. 

EM kini telah ditahan dan terancam Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Ayat 2 tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.
 

Penganiayaan yang kemudian viral di media sosial itu terjadi pada 10 Oktober 2021. Korban adalah Lasdo Apuan, 38 tahun. Dalam rekaman videonya yang beredar, EM datang menumpang sepeda motor. Begitu berhenti di rumah korban, dia lantas mengeluarkan sebilah kapak dari jok sepeda motornya lalu menggedor-gedor pagar.

"Pelaku berteriak, 'keluar, keluar!' sambil mengancam akan membacok" kata Lasdo pada Senin, 11 Oktober 2021.

Lasdo lantas ke luar. Pelaku kemudian membuka pintu pagar rumah Lasdo dan masuk ke teras. Keributan pun terjadi. Kejadian berikutnya pembacokan terjadi yang melukai kepala Lasdo.

Korban sempat melawan dengan alat pel sambil meminta bantuan kepada penduduk setempat. 

Saat warga berdatangan, EM kabur.  Lasdo lantas dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.  [Tempo - SindoNews]