Header Ads

MAHFUDZ ABDURRAHMAN MEMBUKA PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DIGITALISASI PRODUK UKM DI KOTA BEKASI

kota Bekasi - wajahbekasi.com, Pandemi Covid-19 di Indonesia telah berdampak pada seluruh sendi kehidupan di masyarakat, tak terkecuali bagi sektor koperasi dan UMKM.

Sehingga, program percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pun diluncurkan. Mulai dari subsidi bunga, restrukturisasi kredit, dan penundaan pembayaran kredit 6 bulan dan 12 bulan, serta program Bantuan Presiden.

"Oleh karena itu, di tengah pandemi ini, Kementerian Koperasi dan UKM terus menggelar berbagai pelatihan dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas SDM KUMKM," kata Asisten Deputi Pengembangan Peran Serta Masyarakat Kementerian Koperasi dan UKM Dwi Andriani Sulistiowati  pada acara pembukaan Pelatihan Vocational yang bertempat di Hotel Merapi Merbabu, Kota Bekasi, jumat (10/9).

Pelatihan di Kota Bekasi ini diikuti 30 peserta yang berasal dari pelaku KUKM Sekota Bekasi.

"Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah pelaku UMKM yang masuk dalam ekosistem digital marketing dan untuk mencapai sasaran dalam mengembangkan perdagangan secara elektronik," papar Dwi.

Mahfudz Abdurrahman Anggota Komisi VI DPR RI FPKS selaku mitra Kementerian Koperasi dan UMKM hadir didampingi Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat Bapak Heri Koeswara dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi Bapak Abdillah Hamta. Mahfudz Abdurrahman juga membuka kegiatan pelatihan hari ini, ini kegiatan bagus untuk pelaku usaha UKM dan saya berharap pelaksanaan kegiatan pelatihan ini juga bisa menggerakkan roda perekonomian, percepatan pemulihan ekonomi pada tatanan kehidupan budaya baru (New Normal).

"UMKM harus mampu beradaptasi dan bertransformasi usahanya pada masa pandemi Covid-19 menuju New Normal," tandas Mahfudz.

Saya mengapresiasi dalam pelaksanaan pelatihan ini, KemenkopUKM membangun komunikasi dan berkoordinasi dengan dinas yang membidangi Koperasi dan UMKM, serta Gugus Tugas Covid-19 sebagai salah satu contohnya kegiatan hari ini dihadiri oleh kepala dinas koperasi UKM kota Bekasi .

Saya lihat kegiatan ini betul-betul melaksanakan standar kesehatan contohnya peserta sebelum masuk diswab antigen terlebih dahulu "Agar pelaksanaan pelatihan berjalan lancar dan peserta pelatihan juga terjaga dari wabah Covid-19," tegas Mahfudz

Lebih lanjut Mahfudz mengatakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah kelompok usaha yang memiliki jumlah unit terbanyak dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.  

Berdasarkan data dari Kemenkop UKM ada 64 juta unit usaha kelompok UMKM. Sementara itu hanya 14% dari total pelaku usaha kelompok ini yang sudah memanfaatkan online platform dalam memasarkan produk dan jasa nya. Maka sudah saatnya untuk melakukan digitalisasi UMKM Rakyat Indonesia.

Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia sebagai salah satu faktor yang menjadi pertimbangan pelaku UMKM agar go digital. Berdasarkan data dari Internet World Stats ada 62% dari total penduduk Indonesia sebagai pengguna internet. Dalam laporan Indonesia Digital Report tahun 2019 yang dikeluarkan oleh We Are Social, rata-rata waktu yang digunakan untuk berselancar di internet per hari lebih kurang 8 jam, maka pelatihan kali ini tepat dan semoga para pelaku UKM bisa kembali bangkit dan menuju kesuksesan . (Are)