Header Ads

Cara Sukses Memanfaatkan dan Menciptakan Peluang Usaha yang Prospektif

Cara Sukses Memanfaatkan dan Menciptakan Peluang Usaha yang Prospektif

Shafa Nabiilah Nuur Rahmah mahasiswa STEI SEBI Depok

Cara Sukses Memanfaatkan dan Menciptakan Peluang Usaha yang Prospektif


Di era globalisasi dan semakin canggihnya teknologi ini, masyarakat Indonesia mulai bersaing ketat dalam berbisnis. Persaingan ini tidak hanya melibatkan masyarakat usia produktif saja, melainkan masyarakat milenial pun ikut berperan.


Mereka mulai berkompetisi menciptakan dan memanfaatkan peluang usaha dengan berinovasi membuat produk semenarik mungkin, dan melihat target pasar yang ada.


Peluang yang artinya kesempatan, dan Usaha yang artinya upaya dengan berbagai daya untuk mencapai tujuan atau sesuatu yang diinginkan.


Peluang Usaha merupakan salah satu kesempatan yang dimiliki seseorang untuk mencapai tujuan (keuntungan, uang, kekayaan) dengan cara melakukan usaha yang memanfaatkan berbagai sumber daya yang dimiliki.

Bisnis dalam arti luas adalah suatu istilah umum yang menggambarkan suatu aktivitas dan institusi yang memproduksi barang dan jasa dalam kehidupan sehari-hari (Amirullah, 2005:2).

Jenis-jenis bisnis, ada beberapa macam jenis bisnis, untuk memudahkan mengetahui pengelompokannya maka dapat dikelompokkan sebagai berikut: 

  1. Ekstraktif, yaitu bisnis yang kegiatannya dalam bidang pertambangan atau menggali bahan-bahan tambang yang terkandung di dalam perut bumi.
  2.  Agraria, yaitu bisnis yang kegiatannya dalam bidang pertanian.
  3.  Industri, yaitu bisnis yang bergerak dalam bidang industri.
  4.  Jasa, yaitu bisnis yang bergerak dalam bidang jasa yang menghasilkan produk-produk yang tidak berwujud.
Sedangkan, peluang usaha adalah suatu keadaan di setiap saat, dalam kehidupan kita sehari-hari,baik sejak bangun pagi hingga larut malam. Peluang dapat muncul dalam berbagai bentuk,tergantung cara kita melihatnya. 
Yang terpenting adalah bukan sekedar cara melihat atau memandang suatu hal, melainkan bagaimana sesuatu ketidaksempurnaan itu dapat berubah menjadi peluang yang sebenarnya dibutuhkan oleh pasar. (Chandra 2006).

Peluang akan menjadi peluang yang prospektif bila mengandung unsur-unsur sebagai berikut:

  1. Sedang dibutuhkan oleh pasar, maka lakukan dengan study kasus lapangan.
  2. Memecahkan kesulitan atau masalah yang sedang dihadapi pasar dangan value (menilai kesulitan yang di hadapi, lalu memecahkannya).
  3. Menyempurnakan yang sebelumnya, maksudnya jika dengan study kasus lapangan dan value belum menghasilkan peluang yang prospektif, maka lakukan dengan teknologi yang semakin canggih.
  4. Benar-benar beda dan memiliki nilai tambah maksudnya sebuah produk yang kita jual dalam entrepreneurship harus memiliki karakteristik berbeda dengan para competitor.
  5. Temuan yang orisinil, dalam melakukan kegiatan entrepreneurship kita dituntut harus memiliki ide yang kreatif inovatif, agar para konsumen akan selalu ketagihan membeli hasil produksi kita.
  6. Memberi keuntungan yang nyata, jika ke 5 unsur di atas dilakukan maka akan memberi keuntungan yang mengalir terus menerus pada entrepreneur.

Konsep untuk memudahkan di dalam menemukan dan menciptakan peluang usaha:

  1. Gunakan insipirasi bahwa peluang usaha itu adalah merebut pasar dari pesaing, menggantikan posisi yang ada dari pesaing, mengisi kekosongan dari celah persaingan, Menghancurkan market leader, melengkapi ketidaksempurnaan pasar.
  2. Setelah menemukan beberapa alternatif peluang, maka buatlah daftar peluang itu.
  3. Memilih peluang yang berpotensi
  4. Jangan takut mencoba
  5. Ciptakanlah kesukesan-kesuksesan terlebih dahulu untuk meningkatkan rasa percaya diri dalam berkreasi, berinovasi, dan bertahan.
Jadi, kesimpulannya peluang usaha adalah kesempatan yang dimiliki seseorang untuk mengembangkanpotensi diri untuk menjadi wiraswasta. Peluang usaha dapat diraih oleh siapa saja yang mau berusaha dengan giat. 

Beberapa risiko usaha yang mungkin terjadi diantaranya aalah sebagai berikut: perubahan permintaan, perubahan konjugtur. Sedangkan, faktor-faktor tentang keberhasilan usaha antara lain adalah perencanaan yang tepat dan matang, visi misi yang selaras, serta dedikasi yang tinggi pada komitmen dan dana.

Referensi:
Hendra dan Chandra.2006.”Pengantar Kewirausahaan” :149.
Mujtaba, Ahmad. 2007. “Bab II Landasan Teori Bisnis.” Jurnal bisnis 67(6): 14–21. http://eprints.uny.ac.id/7990/3/BAB 2-05404241009.pdf.
https://sarjanaekonomi.co.id/pengertian-peluang-usaha/