Header Ads

Hadir di Bekasi , Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi, Konsultan Sport Injury & Arthroscopy Primaya Hospital Bekasi Timur

Hadir di Bekasi , Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi, Konsultan Sport Injury & Arthroscopy Primaya Hospital Bekasi Timur

Jakarta, 21 Agustus 2021 – wajahbekasi.com,  di tangani oelh dr Evan, M.Kes, Sp.OT(K), FICS, Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi, Konsultan Sport Injury & Arthroscopy Primaya Hospital Bekasi Timur. Para atlit khususnya di daerah Bekasi tidak usah khawatir mengalami cidera.

Penanganan cedera olahraga pada Primaya Sport Clinic and Orthopedic Center dilakukan secara holistik; mulai dari pemeriksaan Dokter Ortopedi Sub Spesialis Cedera Olahraga atau Dokter Spesialis Cedera Olahraga hingga pelaksanaan fisioterapi oleh sports physiotherapist yang menggunakan alat-alat fisioterapi terkini dan perlengkapan lengkap gym untuk membantu pemulihan bagian yang cedera  dengan tolak ukur strength, endurance, agility, proprioseptif, dan performance.  

Dalam proses penyembuhan, biasanya para dokter akan melakukan tindakan anamnesa (menggali dan mendengarkan mekanisme cedera pada pasien), melakukan pemeriksaan fisik, melakukan pemeriksaan tambahan (MRI, Rontgen, atau USG Musculoskeletal), serta melakukan assessment lainnya yang dibutuhkan. 

Jika kasus cedera yang terjadi tidak memerlukan operasi, maka dokter akan membuatkan program fisioterapi dan program olahraga (stretching dan strengthening) yang tepat untuk jenis cedera tersebut.

Hadir di Bekasi , Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi, Konsultan Sport Injury & Arthroscopy Primaya Hospital Bekasi Timur 

Namun, jika diperlukan operasi, pasien dapat ditindaklanjuti dengan tindakan operasi yang didukung oleh peralatan terkini seperti Arthroscopy yang merupakan alat untuk melakukan tindakan pembedahan minimal invasif ke seluruh sendi. Pembedahan minimal invasif adalah tindakan operasi dengan luka sayatan yang sangat minimal (biasanya kurang dari 1 cm) yang memiliki banyak kelebihan seperti nyeri dan komplikasi yang minimal serta pasien dapat cepat kembali bergerak setelah operasi. 

“Cedera olahraga dapat dikatakan sembuh tergantung pada bagian tubuh yang mengalami cedera. Jika terjadi cedera pada tulang, maka pemulihan dapat dilakukan dalam waktu 6 bulan hingga 1 tahun.  Jika cedera terjadi pada otot atau Ligament, maka pemulihan dapat terjadi kurang lebih 6 minggu,” ujar dr. Evan, M.Kes, Sp.OT(K), FICS, Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi, Konsultan Sport Injury & Arthroscopy Primaya Hospital Bekasi Timur.

Pada dasarnya, olahraga-olahraga yang dapat berpotensi besar menghasilkan cedera adalah olahraga yang membutuhkan pergerakan besar seperti basket, sepak bola, soccer, ice hookey, baseball, softball, atau voli. “Anda dapat memiliih olahraga yang low impact terhadap cedera seperti jalan kaki, berenang, yoga, atau e-sport,” ujar dr. Evan, M.Kes, Sp.OT(K), FICS.

Kemudian, bagaimana cara memilih olahraga yang tepat? dr. Evan, M.Kes, Sp.OT(K), FICS menjelaskan bahwa olahraga yang tepat adalah olahraga yang sesuai dengan kondisi tubuh kita. “Oleh karena itu, Primaya Sport Clinic and Orthopedic Center memiliki alat ukur tubuh manusia (Human Measurement Technology). Orang sehat yang hendak memulai atau melakuakan check up anatomi tubuhnya dapat dilakukan dengan alat ukur tersebut. Dengan kita mengukur anatomi tubuh, maka kita akan memperoleh jenis olahraga apa yang cocok sehingga dapat menimalisir terjadinya cedera,” ujar dr. Evan, M.Kes, Sp.OT(K), FICS. 

Untuk mencegah terjadinya cedera ketika berolahraga, dr. Evan, M.Kes, Sp.OT(K), FICS menghimbau agar para atlit dan  masyarakat dapat melakukan istirahat dan pemanasan yang cukup sebelum berolahraga, menggunakan alat olahraga yang sesuai, ukur kemampuan tubuh ketika berolahraga karena anantomi tubuh kita berbeda denngan orang lain, serta pilih lingkungan yang tepat dan baik pada saat berolahraga. 

“Lakukan pola olahraga yang konstan tidak berubah-ubah misalnya cardio exercise seminggu 2 kali, strength exercise 2 kali seminggu, dan pola olahraga tersebut dilakukan rutin sampai bertahun-tahun,” ujar dr. Evan, M.Kes, Sp.OT(K), FICS, Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi, Konsultan Sport Injury & Arthroscopy Primaya Hospital Bekasi Timur.
Primaya Hospital Group adalah Rumah Sakit yang menyediakan standar pelayanan prima yang mengutamakan mutu keselamatan pasien. Kami memberikan layanan kesehatan yang menyeluruh untuk masyarakat Indonesia dan warga negara asing (WNA) dengan teknologi terbaik serta memberikan layanan pasien dengan jaminan perusahaan, asuransi, BPJS, dan pembayaran pribadi. Untuk menjangkau kebutuhan kesehatan masyarakat, Primaya Hospital Group tersebar di wilayah dan kota-kota besar di Indonesia dengan lokasi strategis dan mudah diakses sehingga kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan dapat terpenuhi dengan baik. Kami memiliki layanan unggulan bagi para pasien yaitu pusat layanan jantung dan pembuluh darah, layanan ibu dan anak, layanan trauma, serta layanan kanker. Primaya Hospital Group memiliki fasilitas pelayanan yang lengkap diantaranya layanan Gawat Darurat, Radiologi, Laboratorium, dan Farmasi yang hadir selama 24 jam. Selain itu, kami memiliki area parkir yang luas, ruang edukasi pasien, ruang poli yang nyaman, ruang laktasi, ATM Center, Musholla, WiFi untuk keluarga pasien, kantin, dan area lobi yang nyaman. ( Are)