Header Ads

PPKM Darurat, KAI Kurangi Jadwal Operasional KRL Jabodetabek Mulai Senin 19 Juli 2021

PPKM Darurat, KAI Kurangi Jadwal Operasional KRL Jabodetabek
 ilustrasi 

WajahBekasi.com - KAI Commuter melakukan penyesuaian jadwal operasional KRL Jabodetabek pada 17-18 Juli 2021, akhir pekan ini. 

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba menjelaskan, penyesuaian operasional KRL ini dilakukan di masa PPKM Darurat yang masih berlaku untuk mengurangi mobilitas masyarakat ditengah meningkatnya penyebaran Covid-19. 

“Pada akhir pekan ini, KAI Commuter akan mengoperasikan 839 perjalanan per hari dari sebelumnya 959 perjalanan per hari,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip pada Sabtu (17/7/2021).

Anne Purba menyebut, pengurangan perjalanan KRL dilakukan pada rentang waktu antara pukul 09.00-15.00 WIB. 

Sementara itu, pada jam sibuk pagi dan sore jadwal perjalanan KRL tidak ada perubahan alias tetap seperti sebelumnya. 

“Selama penyesuaian operasional tersebut berlaku, KAI Commuter secara konsisten memaksimalkan perawatan sarana kepada 1.196 unit KRL yang dimiliki saat ini,” tandasnya.

Ia menegaskan bahwa perawatan bertujuan untuk meningkatkan keandalan sarana agar dapat melayani pengguna KRL dengan maksimal saat nanti kembali beroperasi dengan frekuensi perjalanan yang ditingkatkan kembali.

“Selain itu, KAI Commuter juga bertanggung jawab atas kesehatan awak sarana yang bertugas dengan memaksimalkan waktu istirahat sehingga saat berdinas awak sarana memiliki kesehatan yang prima dan meminimalisir kemungkinan mereka terinfeksi Covid-19,” bebernya. 

Saat ini, pihaknya tengah menyiapkan rekayasa pola operasi mulai Senin 19 Juli 2021 mendatang. Artinya, pada Senin awal pekan depan akan ada lagi perubahan jadwal KRL Jabodetabek. 

“Rekayasa pola operasi ini rencananya akan diumumkan pada Minggu 18 Juli. Mohon rekan commuters dapat mengikuti informasi terkini dari berbagai channel resmi KCI @commuterline,” ungkapnya. 

Sementara itu, selama penerapan PPKM Darurat, volume pengguna KRL terus berkurang. Sejak 3 Juli hingga Kamis 15 Juli KRL Commuter Line melayani 2.351.025 orang atau rata-rata 180.848 orang per hari.

Angka ini berkurang hingga 43 persen dibanding sebelum penerapan PPKM Darurat yang mencapai 4.146.318 orang atau rata-rata 318.948 orang per hari. 

“Penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan petugas di stasiun. Menjaga jarak, memakai masker ganda, mencuci tangan adalah hal yang terus dilakukan seluruh pengguna KRL,” imbuhnya. 

Petugas juga akan melakukan penyekatan baik di stasiun maupun di dalam KRL apabila sudah memenuhi kuota. KAI Commuter mengajak para calon pengguna untuk mengikuti aturan yang berlaku. 


Penulis : Muhammad Choirul Anwar [KOMPAS]