Header Ads

Koramil 02 Tarumajaya dan Puskesmas Setia Mulya Laksanakan Vaksinasi

Koramil 02 Tarumajaya dan Puskesmas Setia Mulya Laksanakan Vaksinasi


WajahBekasi.com, Tarumajaya. Dengan Antusias tinggi warga 3 Desa mengantri untuk mendapatkan suntik vaksinasi  yang di gelar oleh Koramil 02 Tarumajaya dan tim tenaga kesehatan Puskesmas Setia Mulya. Minggu, (18/7).

Dalam menghadapi serbuan vaksin massal menuju Indonesia sehat yang di laksanakan di Aula Cluster Aralia harapan indah desa Pusaka rakyat kecamatan Tarumajaya, walaupun mengantri tapi protokoler kesehatan tetap dijaga karena peserta vaksin di atur jadwal kedatangannya dan tidak Membuat kerumunan. 

Komandan Rayon Militer 02 Tarumajaya Kapten Infantri Dicson Abislom  kepada Wajah Bekasi mengatakan Bahwa ini kegiatan lanjutan  menuju Indonesia sehat dengan Serbuan Vaksin. dan pada ini kita melaksanakan suntik vaksin sebanyak 500 orang 

"kegiatan Vaksin hari ini dengan quota 500 orang untuk 3 desa, yaitu Desa Pusaka Rakyat, Desa Setia Asih, dan Desa Setia Mulya. Dan seperti yang kita lihat antusias warga terhadap suntik vaksin ini sangat tinggi karena quota yang di siapkan untuk 500 orang itu nampak masih kurang banyak".

Kadus 4 Desa Pusaka Rakyat Tomi kepada wajah Bekasi mengatakan Bahwa kegiatan Vaksin ini Alhamdulillah berjalan dengan lancar, dan vaksin ini di laksanakan untuk 3 Desa. Dan saya berharap ketika masyarakat telah di vaksin semoga bisa terbentuk kekebalan tubuh guna melawan virus Covid19.

" Ke depannya kita akan terus berproses dengan puskesmas, juga KKP tanjung Priuk, juga dengan TNI lagi untuk mengajukan vaksin untuk  masyarakat, agar masyarakat bisa semuanya di vaksin dengan cepat sehingga bisa menyetop penyebaran virus Covid19,  dan saya berharap agar Puskesmas dan Institusi lain bisa melaksanakan vaksin untuk masyarakat".jelasnya

Dalam kegiatan suntik vaksin hari ini nampak ada seorang pria, warga yang bertubuh lumayan besar terlihat begitu takut sekali untuk di suntik vaksin dan perlu beberapa orang untuk memeganginya, dan nyaris saja tidak jadi di vaksin karena saking takutnya meronta dan berteriak, tapi akhirnya bisa juga di suntik vaksin setelah di bujuk dan di pegang oleh seorang nakes.