Header Ads

Dani Ramdan Tetapkan Herman Hanafi sebagai Pj Sekda Kab. Bekasi

Dani Ramdan Tetapkan Herman Hanafi sebagai Pj Sekda Kabupaten Bekasi

WajahBekasi.Com - Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan telah menetapkan Herman Hanafi sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, setelah sebelumnya ia menjabat sebagai pelaksana harian Sekda.

"Hari ini sudah ada surat dari Gubernur, Pak Herman Hanapi jadi Pj Sekda, cuman belum saya tanda tangani masih dibuat suratnya oleh BKPSDM. Pj Sekda cuman tiga bulan, paling tidak tiga bulan ini aman. Karena tugas Pj sama seperti Sekda yang definitif," kata dia, Senin (26/7).

Meski begitu, ia belum dapat memastikan apakah Herman Hanafi bakal diperpanjang menjadi Sekda definitif atau tidak. Sebab, ia menilai akan banyak pertimbangan untuk memastikan orang yang duduk sebagai Sekda Kabupaten Bekasi.

Ia pun menambahkan, dalam penentuan calon sekda definitif, pihaknya juga mempertimbangkan hasil seleksi sekda yang telah dikeluarkan panitia seleksi.

"Rekomendasi pansel ini saya akan baca lagi, apa ini nilainya sekian, ini nilainya sekian, kan nilainya ada beberapa poin seperti unsur kerjasama, integritas dan lainnya. Tentu karena saya Pj, pasti saya akan konsultasikan ke pimpinan, gubernur dan mendagri," ungkapnya.

Ketiga calon sekda yang telah lolos seleksi ini, kata dia, akan dipilih seorang diantaranya dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya yakni diterima oleh ASN lainnya.

"Ketiga calon sekda ini harus mengayomi semua dinas, saya akan mendeteksi bagaimana diterimanya yang bersangkutan oleh sesama eselon II atau bahkan eselon III hingga IV. Satu bulan ini saya akan melihat, dari ketiga calon ini secara langsung ataupun diam-diam. Karena jadi sekda itu bukan hanya cakap, tapi Acceptable," bebernya.

Kendati demikian, rencana pemilihan calon sekda hasil seleksi Pansel bisa saja tak dilakukan, jika KASN mengabulkan permohonan penangguhan yang dilayangkan almarhum Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja.

"Berdasarkan tiga besar dari seleksi yang dilakukan beberapa waktu lalu, memungkinkan untuk tidak dilakukan, jika KASN tak mengizinkan. Kalau dari KASN diizinkan, maka saya ambil dari tiga nama, kan saya belum tanya ke KASN. Kalau memang katanya harus diulang ya saya akan ulang," tandasnya. 

Reporter: SEPRIYANTO. 
Editor : Yudha Satria