Header Ads

Polsek Bekasi Utara Rekonstruksi 12 Adegan Begal Sadis Akatsuki

 Polsek Bekasi Utara Rekonstruksi 12 Adegan Begal Sadis Akatsuki


Kepolisian Sektor Bekasi Utara menggelar rekontruksi aksi pembegalan sadis yang dilakukan Geng Akatsuki 2018 di Jalan Raya Perjuangan, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Senin (4/1/2021). Dalam adegan itu, kawanan ini memperagakan 12 adegan pembegalan hingga menewaskan korban AP.


Kepala Kepolisian Sektor Bekasi Utara, Kompol Chalib Thayib mengatakan, dalam rekontruksi itu terlihat jelas kawanan ini dengan secara sadis membacok korban dengan senjata tajam.”Dalam adegan itu, korban yang tertebas senjata tajam meninggal dunia ditempat,” katanya.


Dalam pelaksanaan rekonstruksi, untuk korban dilakukan dengan peran pengganti dari anggota unit Reskrim Polsek Bekasi Utara sedangkan ke tujuh pelaku yang menjadi tersangka AP (16), NF (25), AMM (17), AWS (17), MA (18), MNF (25), IDP (17) dan AML (20) dan memerankan masing-masing adegan sesuai peran dalam kejadian malam tersebut.


Tiga anggota Akatsuki 2018 jadi eksekutor pembacokan dan penganiayaan korban begal Andika Putra Prananda (16) di Jalan Perjuangan, Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara.

Polsek Bekasi Utara Rekonstruksi 12 Adegan Begal Sadis Akatsuki

Hal ini diketahui setelah rekonstruksi yang dilakukan Polsek Bekasi Utara di tempat kejadian perkara (TKP) yang memeragakan sebanyak 12 adegan pada.


Kapolsek Bekasi Utara Kompol Chalid Thayib mengatakan, dari tujuh tersangka, terdapat tiga eksekutor yang melakukan penganiayaan langsung.


Mereka diantaranya, tersangka Alfrans membacok korban dari atas motor, lalu tersangka IDP yang membacok korban pada bagian leher dan tersangka Akmal menendang korban dari atas motor.


Selain itu, untuk korban diperankan anggota reskrim sementara untuk sepeda motor pelaku digunakan juga dalam rekontruksi.


"Kita peragakan sebanyak 12 adegan, dan setiap adegan di lakukan tersangka, selama rekontruksi berjalan lancar dan kita di bantu oleh tim identifikasi Polres Metro Bekasi Kota," kata Chalid saat dikonfirmasi, Selasa (5/1/2021).


Adapun untuk tersangka pelaku pembacokan dan penganiayaan, dikenakan pidana yang sama dengan tersangka lain.


Namun tidak menutup kemungkinan, hasil rekonstruksi nantinya akan memberatkan ketiganya pada saat proses persidangan.


"Sama, Para pelaku kita kenakan pasal 365 ayat 4 KUHP pencurian dengan kekerasan, cuman nanti yang menilai peran masing-masing dan masa hukumannya hakim," ujar Chalid.


Sebelumnya diberitakan, kelompok begal sadis yang menewaskan remaja bernama Andika Putra Prananda (16), menamakan diri sebagai kelompok Akatsuki 2018.