Header Ads

Polisi Berhasil Menangkap 7 dari 8 Begal Sadis yang Bunuh Korbannya di Bekasi Utara

Polisi Berhasil Menangkap 7 dari 8 Begal Sadis yang Bunuh Korbannya di Bekasi Utara

Polisi Berhasil Menangkap 7 dari 8 Begal Sadis yang Bunuh Korbannya di Bekasi Utara
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Wijonarko

Tujuh dari delapan begal sadis yang membunuh pemotor di kawasan Teluk Pucung, Bekasi Utara pada dini hari pekan lalu, sudah diringkus polisi. Mereka merupakan para pemuda yang mengatasnamakan dirinya sebagai geng motor "Akatsuki 2018". 


"Pada hari Jumat (25/12/2020) sekira jam 20.00, kita menangkap 1 pelaku inisial F," ujar Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Wijonarko, kepada wartawan, Senin (28/12/2020). 


"Kita kembangkan dan berhasil menangkap 3 pelaku lainnya di Jakarta Selatan. Lalu pada Minggu (27/12/2020), kita mengamankan 3 pelaku lagi," jelasnya.


Dari para pelaku, polisi menyita 4 unit sepeda motor dan 2 bilah celurit. Satu orang anggota Akatsuki 2018 masih buron. Wijonarko mengatakan, sejumlah anggota Akatsuki 2018 ini masih di bawah umur.


Ia menyampaikan, polisi masih mendalami lebih lanjut siapa di antara mereka yang membacok pemotor di Teluk Pucung pekan lalu hingga tewas. 


"Ada yang di atas 25 tahun, tapi bahkan ada yang di bawah 18 tahun. Jadi pada dasarnya mereka akan kita kenakan sesuai hukum yang berlaku," kata Wijonarko. 


"Terhadap 7 orang ini kita lakukan penyidikan. Kita kenakan Pasal 365 ayat 4 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau seumur hidup," tutupnya.


Sebelumnya diberitakan, seorang pria ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Raya Perjuangan, Teluk Pucung, Bekasi Utara pada Senin (21/12/2020). Dari rekaman CCTV, diketahui korban sedang menunggangi motor ketika ia tiba-tiba dipepet oleh kawanan begal dengan 4 motor.


Baca Juga: Begal Sadis Bunuh Pelajar dan Rampas Motor di Bekasi Utara


Tujuh begal yang telah dibekuk polisi dan 3 di antaranya masih 17 tahun. Mereka yakni NF alias Belo dan MN (25); A dan MA (18); serta AMM, AWS, dan IDP (17).


Meski demikian, polisi belum bisa memastikan siapa di antara mereka yang membacok korbannya sampai tewas, apakah anggota Akatsuki 2018 yang masih di bawah umur atau bukan. 


"Nanti akan kita lihat dan kita rekonstruksi agar lebih jelas semuanya, yang mana yang membacok, yang di bawah umur atau yang dewasa," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota AKBP Hery Purnomo, Senin. 


"Sementara kan keterangan mereka masih berubah-berubah, makanya kita akan dalami terlebih dahulu. Yang jelas mereka pelaku pembegalan yang kemarin terjadi," jelasnya. Ketujuh begal akan dijerat dengan Pasal 365 ayat 4 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun, seumur hidup, atau pidana mati. [KOMPAS]