Header Ads

Wawali Bekasi Kaget Petani Genjer Hasilkan 17 Juta Per Bulan

Wawali Bekasi Kaget Petani Genjer Hasilkan 17 Juta Per Bulan
KOTA BEKASI - wajahbekasi.com,  Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, didampingi Lurah Kaliabang meninjau petani genjer yang viral milik Pak Sudarsa warga Kaliabang, Bekasi Utara, Selasa (13/10/2020).

Pak Sudarsa mulai bercocok tanam genjer pada tahun 2014, lokasi lahan pertanian pertamanya terletak di Sukatani, Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Dua tahun berjalan, Pak Sudarsa sudah mampu untuk membuka lahan pertanian baru di daerah Kaliabang dengan luas lahan 2.300 persegi, kemampuannya membuka lahan bukan hanya karena laris manis genjer tersebut, dikarenakan Pak Sudarsa disetujui mengajukan pinjaman di bank.

Akan tetapi lahan yang dipergunakan oleh Pak Sudarsa masih berstatus kontrak, pertahun Rp10 juta untuk lahan di Sukatani dan Rp16 juta pertahun di Kaliabang, Bekasi Utara.

Target pemasaran Pak Sudarsa sendiri adalah konsumen pasar-pasar konvensional yang biasa membeli genjer yang dijadikan lalapan untuk konsumsi sehari-hari dan daun pepaya untuk lalapan yang biasa dipergunakan sebagai lalapan di rumah makan padang.

Pendapatan Pak Sudarsa dari hasil jual genjer dan daun pepaya setiap bulannya rata-rata di angka Rp17 juta per bulan, meski ada sedikit penurunan semenjak pandemi wabah Covid-19 masuk Kota Bekasi.

"Emang ada sedikit penurunan pendapatan gara-gara Covid-19, soalnya langganan-langganan saya di pasar jadi jarang buka," ujarnya.

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, memberikan apresiasi kepada Pak Sudarsa atas ilmu dan kegigihannya bertani untuk menghidupi keluarganya, sebagai wujud apresiasi yang diberikan dirinya kepada Pak Sudarsa berupa bantuan terkait kendala-kendala di lapangan.

"Saya akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian terkait kendala-kendala para petani, sekaligus menghimbau rekan-rekan dinas dalam memberi peran sebagai pemerintahan untuk dapat memberikan perhatian lebih kepada para petani di Kota Bekasi agar mereka lebih bersemangat lagi dalam mengembangkan usaha sektor pertaniannya," pungkas Tri.