Header Ads

PERAN RASIO KEUANGAN TERHADAP ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

 PERAN RASIO KEUANGAN TERHADAP ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

Oleh, Andi Muhammad Alqadri

PERAN RASIO KEUANGAN TERHADAP ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

Analisis rasio merupakan metode analisis yang sering dipakai karena merupakan metode yang paling cepat untuk mengetahui kinerja keuangan. Dengan mengetahui kinerja keuangannya, maka suatu perusahaan akan dapat melakukan perkiraan keputusan apa yang akan diambil guna mencapai tujuannya. Analisis rasio keuangan pada suatu perusahaan akan menyederhanakan informasi yang menggambarkan hubungan antara pos-pos tertentu dengan pos lainnya yang dilaporkan. 

Oleh karena itu, sudah tidak dapat di pungkiri lagi bahwa analisis rasio-rasio keuangan sangatlah menentukan keberhasilan bagi seseorang dalam melakukan sebuah analisis pada laporan keuangan. Hal tersebut dikarenakan rasio-rasio keuangan sangatlah berpengaruh atas penilaian laporan keuangan itu sendiri.

Dalam hal ini analisis rasio keuangan pada suatu perusahaan akan menggali informasi dari laporan neraca dan laporan hasil usahanya. Laporan keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan memang memberikan informasi posisi keuangan dan kondisi keuangannya, akan tetapi laporan tersebut perlu kita analisa lebih lanjut dengan alat analisa keuangan yang ada untuk mendapatkan informasi yang lebih berguna dan lebih spesifik dalam menjelaskan posisi dan kondisi keuangan perusahaan dan salah satunya adalah menggunakan metode analisis rasio.

Dengan mengetahui hasil evaluasi yang tentunya juga dilakukan suatu analisa. Maka perusahaan akan mengetahui kinerjanya berdasarkan indikator atau penyebab terjadinya masalah yang ada. Sebab hasil analisis akan sangat diperlukan untuk mengetahui kondisi perusahaan atau badan usaha tertentu. Hasil dari perbandingan atau rasio tersebut akan memberikan gambaran atau pandangan tentang kondisi keuangan suatu perusahan. 

Umumnya perhitungan rasio-rasio data keuangan dilakukan untuk menilai kinerja suatu perusahaan dimasa lalu, masa sekarang dan perkiraan atau berbagai kemungkinan yang terjadi pada masa yang akan datang. 

    Bukan hanya itu, analisis rasio juga dapat berguna untuk memprediksi tingkat kebangkrutan yang dialami suatu entitas. Hal tersebut dibuktikan oleh Wilyanto Kartiko Kusumo dengan penilitiannya yaitu ”Analisis Rasio Keuangan Sebagai Indikator Dalam Memprediksi Potensi Kemangkrutan Perbankan Di Indonesia”.

Penggunaan rasio keuangan pada dasarnya bermacam-macam, baik itu rasio likuiditas (menggambarkan kemampuan suatu perusahaan untuk melunasi semua kewajiban yang harus segera dipenuhi, contohnya hutang jangka pendek), rasio solvabilitas (menunjukkan kemampuan suatu perusahaan dalam hal memenuhi segala kewajibannya baik jangka pendek ataupun jangka Panjang), rasio rentabilitas (untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam mendapatkan laba. Rasio ini berhubungan dengan kelangsungan hidup suatu perusahaan) dan rasio aktivitas (untuk  mengukur efektivitas suatu perusahaan untuk memanfaatkan sumber daya yang dimiliki) hal ini tergantung dari kepentingan dari masing-masing perusahaan.