Header Ads

Dampak Covid-19 terhadap UMKM

Dampak Covid-19 terhadap UMKM

Oleh
Pratiwi Rahmadani

Dampak Covid-19 terhadap UMKM
Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang seperti diketahui mempunyai peran yang sangat pentig dan strategis untuk membangun ekonomi Indonesia agar lebih berkembang lagi. Dalam krisis ekonomi yang terjadi beberapa waktu tahun yang lalu, dimana banyak usaha usaha yang terombang ambing bahkan berhenti dari aktivitasnya, namun yang terlihat sector Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang lebih tangguh dan kuat dalam menghadapi krisis.

Saat terjadinya krisis moneter pada tahun 1998 peran UKM sebagai penyangga ekonomi nasional, dan pada tahun 2008 krisis keuangan global dapat menopang perekonomian yang menurun. Virus corona ini bukan hanya bencana bagi kesehatan, tapi juga menimbulkan kekacauan di sector ekonomi, dan membuat pelaku UMKM di Indonesia mulai gelisah.

Namun seperti yang kita ketahui semenjak adanya virus covid-19 ini semua usaha (bisnis) yang dijalankan bahkan sector yang menjadi penggerak ekonomi nasional pun seperti Usaha Kecil dan Menengah (UKM) tidak dapat menahan krisis yang disebabkan oleh virus tersebut. Pandemi virus corona ini telah memukul ekonomi secara global.

Dan adanya anjuran Social Distancing ini juga dapat menurunkan aktivitas jual beli pada suatu usaha maupun bisnis.  Direktur Pengembangan UKM dan Koperasi Bappenas, Ahmad Dading Gunadi, menyebut hampir seluruh penjualan dilakukan UMKM mengalami penurunan. Hal ini tercermin jika melihat dari survey dilakukan oleh Asosiasi Business Development Sevices Indonesia (ABDSI). 

Dan banyak hasil survei yang mengatakan bahwa jumlah UMKM yang menurun sekitar 60%. Banyak sekali UKM yang terdampak virus corona ini, baik dalam bidang kuliner, hobi dan olahraga, maupun toko bangunan. Banyak riset mengatakan UKM yang terpukul karena virus corona ini adalah usaha dibidang kuliner misalnya restoran, banyak transaksi dan pendapatan yang menurun mencapai 70-80%.
 
Namun disisi lain, ada beberapa usaha yang meraup berkah dari adanya pandemic virus corona ini karena transaksi dan pendapatannya naik. Seperti penjual pulsa, usaha kesehatan dan kecantikan, dan usaha logistic. Melihat penurunan yang terjadi karena pandemic ini, kegiatan dan transaksi di UMKM bisa dialihkan ke ranah yang lebih canggih, misalnya memakai sistem daring (online) karena jangan sampai UMKM tidak siap dalam mengalami penurunan dalam kurun waktu yang singkat maupun lama.