Header Ads

Bertambah, 41 Zona Hijau di Kota Bekasi Akan Laksanakan Sholat Idulfitri



Pemerintah Kota Bekasi tetapkan 41 kelurahan dari 56 kelurahan ditetapkan sebagai zona hijau pasien positif Covid-19. Karenanya masyarakat diminta mematuhi protokol kesehatan dalam menjalankan aktifitas sampai pelaksanaan shalat idul fitri.

“Kita harus terus waspada di tengah kondisi darurat Covid-19, apabila kita lalai dan melaksanakan protokol kesehatan dan budaya memakai masker, cuci tangan, penyebaran virus bisa kembali terjadi,” kata Kepala Bagian Humas Kota Bekasi, Sajekti Rubiyah, Jumat, (22/5).

Untuk diketahui, berikut data zona hijau di Kota Bekasi:

Kec Bekasi Utara.
1. Kel Teluk Pucung
2. Kel Harapan Jaya
3. Kel Marga Mulya
4. Kaliabang Tengah

Kec Bekasi Barat
5. Kel Kota Baru
6. Kel Bintara

Kec Bekasi Timur
7. Kel Duren Jaya
8. Kel Bekasi Jaya
9. Kel Aren Jaya

Kec Bekasi Selatan
10. Kel Pekayon Jaya
11. Kel Kayuringin Jaya
12. Kel Jakasetia
13. Kel Jaka Mulya
14. Kel Marga Jaya

Kec Mustika Jaya
15. Kel Cimuning
16. Kel Pedurenan

Kec Medan Satria

17. Kel Medan Satria
18. Kel Kali Baru
19. Kel Harapan Mulya

Kec Jati Sampurna
20. Kel Jati Karya
21. Kel Jati Rangga
22. Kel Jatiranggon
23. Kel Jati Sampurna

Kec Rawa Lumbu
24. Kel Bojong Menteng
25. Kel Rawalumbu
26. Kel Sepanjang Jaya

Kec Pondok Gede
27. Kel Jatimakmur
28. Kel Jaticempaka
29. Kel Jati Bening
30. Kel Jati Bening Baru

Kec Bantar Gebang
31. Kel Ciketing Udik
32. Kel Cikiwul
33. Kel Sumur Batu

Kec Jati Asih
34. Kel Jatimekar
35. Kel Jatirasa
36. Kel Jatisari
37. Kel Jatikramat

Kec Pondok Melati
38. Kel Jati Warna
39. Kel Jati Rahayu
40. Kel Jati Murni
41. Kel Jati Melati


Sebelumnya berdasarkan hasil rapat MUI, Walikota Bekasi memberikan ijin sholat idul fitri untuk zona hijau di wilayahnya.

“Hasil rapat dengan MUI (Majelis Ulama Indonesia), kan ada tiga poin dari edaran MUI Pusat. Pertama, jika daerah sudah ada penurunan, kelandaian, (shalat Idul Fitri berjemaah) dapat dilakukan tapi dengan standard protokol yang ketat. Ini point satu dan seterusnya,” ujar Rahmat di Bekasi, Senin (18/5/2020).

Beliau jelaskan lebih lanjut jika sholat idul fitiri yang diperbolehkan hanya khusus bagi masyarakat di lingkungan zona hijau tersebut.

“Kami di Kota Bekasi ini kan ada 29 yang sudah hijau, artinya di daerah tersebut tidak bisa lagi dinyatakan sebagai zona merah. Oleh karena itu, yang pertama memberikan pelaksanaan kegiatan Idul Fitri secara ketat, waktu terbatas kepada daerah-daerah yang dinyatakan hijau. Tetap ruang lingkupnya hanya sebatas RW,” sambungnya.

Meski demikian beliau jelaskan pelaksanaan shalat Idul Fitri berjamaah di masjid di zona hijau Covid-19 harus mengantongi izin beberapa pihak, mulai dari izin MUI Bekasi, DMI (Dewan Masjid Indoensia), camat, danramil, dan kapolsek setempat.
Selain itu Dewan Keluarga Masjid (DKM) penyelenggara shalat Idul Fitri berjemaah harus mendata terlebih dahulu jemaah di lingkungannya.

“Lalu diajukan ke Mustika (Musyarawah Pimpinan Kecamatan). Itu nanti siapa yang memberikan izin, ada MUI, ada DMI, ada Mustika. Mustika itu ada camat, dan ramil, ada kapolsek. Lima komponen inilah yang mengatur ketat persoalan shalat Id yang ada di daerah yang hijau,” jelasnya. (Y/N)