Header Ads

Pemanfaatan AI dalam bidang Industri dan Bisnis

Pemanfaatan AI dalam bidang Industri dan Bisnis

Oleh: Hanum Fakhri Zaki (Mahasiswa Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI)

Pemanfaatan AI dalam bidang Industri dan Bisnis

Artificial Intelligence atau sering disingkat dengan AI merupakan sebuah teknologi yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk dapat mengoptimalkan suatu pekerjaan yang biasanya dilakukan oleh manusia. Ide ini baru muncul pada tahun 1956, oleh John Mccarthy yang berfikir bagaimana mesin dapat berpikir seperti manusia. AI merupakan simulasi kecerdasan manusia yang diproses oleh mesin /sistem komputer.

Dalam pemanfaatan AI, salah satu hal yang sangat dibutuhkan agar analisis yang dilakukan oleh sistem lebih cepat dan akurat adalah ketersediaan data. Teknologi yang memanfaatkan AI dapat membaca pola-pola yang sudah ada sebelumnya. Pola yang dimaksud adalah seperti kegiatan-kegiatan atau kejadian yang sering muncul dalam kegiatan yang dilakukan manusia. Seperti contohnya, kebiasaan seorang perempuan untuk membeli make up, data itu bisa berkembang seperti, make up yang seperti apa yang paling banyak dicari oleh konsumen?, di mana make up itu biasanya dijual? dan lain sebagainya. Dari situlah sebuah bisnis dapat memanfaatkan teknologi ini untuk masuk ke dalam suatu segmen pasar tertentu sesuai dengan produk atau jasa yang dihasilkannya.

AI digunakan tergantung dengan kebutuhan suatu organisasi, sehingga dengan demikian, banyak bidang yang bisa memanfaatkan AI. Beberapa contoh bidang-bidang yang menggunakan AI untuk mengoptimalkan keberlangsungan organisasinya adalah bidang kesehatan, dan bidang ekonomi bisnis. 

Dalam bidang bisnis contohnya pemanfaatan AI dapat digunakan untuk mencari peluang untuk tetap bisa survive dalam menjalankan bisnis. Terutama pada saat ini, ketika banyak UMKM yang terkena dampak wabah covid-19 mengalami penurunan omset mencapai kurang lebih 70%, dan banyak sumber yang mengatakan demikian. Peran AI dalam kondisi seperti ini dapat begitu berarti bagi marketplace-marketplace yang ada untuk dapat memberikan insight baru kepada para pelaku UMKM agar tetap bisa eksis berjualan produknya atau bisa juga dengan mencari peluang usaha baru di tengah keterbatasan ruang gerak untuk berjualan offline seperti pada saat ini. 

Namun tidak dapat dipungkiri juga, ketika pemanfaatan teknologi buatan (AI) ini mempunyai kekurangan juga kelebihan. beberapa kelebihannya adalah :
  1. salah satu fitur bernama "chatbot" atau sering kita jumpai dalam fitur-fitur bisnis yang memungkinkan sistem memberikan balasan pesan secara otomatis kepada customer. fitur ini juga dapat menjawab pertanyaan yang sifatnya sering terulang dan sangat umum ditanyakan. hal ini dapat memudahkan cs dalam mengelola pertanyaan dari customer dan hanya menjawab pertanyaan-pertanyaan kompleks yang tidak bisa dijawab oleh sistem.
  2. tidak terikat oleh jam kerja. teknologi tidak memerlukan tidur dan makan layaknya manusia. dengan demikian teknologi itu memiliki sistem otomatisasi dalam menjalankan prosesnya, seperti pemanfaatan chatbot pada point sebelumnya, yang dapat membalas chat dari customer secara otomatis kapan pun waktunya.
Akan tetapi, di lain sisi pemanfaatan AI ini juga memiliki kekurangan, beberapa diantaranya adalah:
  1. chatbot tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan komplek yang tidak umum ditanyakan atau tidak ada dalam memori penyimpanan datanya, hal ini arus tetap dilakukan manual oleh manusia.
  2. tidak begitu membutuhkan jasa customer service, orang-orang yang bekerja di bidang ini memiliki kemungkinan yang cukup besar bahwa sebagian besar tugasnya akan diambil oleh mesin-mesin yang juga lebih akurat dalam mengolah data. hal ini erat kaitanya dengan cost yang harus dikeluarkan perusahaan perusahaan akan lebih hemat jika menggunakan sistem AI yang ada, bahkan dapat bekerja lebih cepat dan akurat daripada manusia.

Pemanfaatan AI dalam bidang Industri dan Bisnis

Pemanfaatan AI tidak bisa serta merta di implementasikan dalam suatu organisasi atau perusahaan. karena pemanfaatan AI akan mempengaruhi alur kerja perusahaan, baik sebagian ata bisa jadi keseluruhan alur kerja nya. sehingga ketika perusahaan ingin berinvestasi pada teknologi buatan ini harus mempertimbangkan kesesuaiannya dengan sistem atau alur kerja yang ada sebelumnya. menganalisis tiap bidang yang ada dalam perusahaan akan meminimalisir terjadinya investasi yang merugikan karena AI tidak bisa berjalan dengan optimal karena tidak sesuai dengan kondisi perusahaan.

Pada kondisi saat ini, dimana wabah pandemi Covid-19 sangat berpengaruh kepada aktivitas manusia. sehingga salah satu terobosan yang dapat dilakukan agar dapat tetap beraktivitas di atas keterbatasan yang ada adalah dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Mau tidak mau, saat ini literasi digital atau pemahaman masyarakat tentang dunia digital harus ditingkatkan. karena sebenarnya dunia digital memiliki hampir semua akses yang dibutuhkan manusia, seperti memenuhi kebutuhan pokok dengan belanja online, memasarkan produk di marketplace yang ada, bahkan melakukan rapat pun bisa dilakukan tanpa harus bertatap muka secara langsung.