Header Ads

Youth Islamic Study Club Al Azhar Laksanakan Baksos Kesehatan di Muaragembong

Youth Islamic Study Club Al Azhar Laksanakan Baksos Kesehatan di Muaragembong

Muaragembong - WajahBekasi.Com - Persoalan kesehatan menjadi momok yang menghantui warga di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi pasca banjir bandang yang melanda kawasan beberapa minggu lalu. Kondisi diperparah dengan buruknya sanitasi warga karena rusak diterpa banjir.

Melihat kondisi demikian, Youth Islamic Study Club Al Azhar Jakarta melaksanakan bakti sosial dengan memberikan donasi alat ibadah dan pelayanan kesehatan gratis untuk mengurangi dampak dari munculnya berbagai penyakit.

Baksos ini dilaksanakan di 2 Desa yang terdampak banjir di Kecamatan Muaragembong, yaitu Desa Pantai Mekar, dan Desa Pantai Bakti.


Youth Islamic Study Club Al Azhar Laksanakan Baksos Kesehatan di Muaragembong


Youth Islamic Study Club Al Azhar (YISC) adalah organisasi kepemudaan Islam di bawah naungan takmil masjid agung Al Azhar Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

Adi Setiawan selaku ketua Divisi Sosial YISC Al Azhar mengatakan, ini merupakan salah satu kegiatan pelayanan kesehatan pasca banjir.

"Bentuk kegiatan ini bersifat kondisional karena kita tidak bisa memprediksi jika ada bencana, kita akan lakukan aksi cepat tanggap saat bencana maupun pascabencana," ujarnya. Senin (16/3/2020).

Orang-orang mungkin fokusnya pada tanggul yang jebol, sedangkan di Pantai Mekar memang terdampak banjir tidak terlalu parah namun, jangka waktu bencananya lebih lama karena tergenang." terangnya.

"Dampak itulah yang sebenarnya lebih dikhawatirkan karena akan menimbulkan banyak penyakit dari sisi kesehatan," sambung Adi.

Tercatat oleh panitia baksos, warga yang menerima pelayanan kesehatan di Desa Pantai Mekar sebanyak 80 warga. Sedangkan di Pantai Bakti tercatat sebanyak 120 warga.

Keluhannya pun beragam, mulai dari gatal-gatal, kutu air, demam dan penyakit umum pascabencana. Namun yang paling mendominasi itu gatal-gatal.

"Tindakan kami yaitu memberikan salep dan beberapa obat dalam agar cepat sembuh," tutur Adi.

Adi berharap setelah kegiatan ini dapat berlangsung berkelanjutan dan koordinasi dengan pihak desa akan tetap terjalin untuk memantau perkembangan kesehatan warga pasca bencana. 

Reporter: Nadiyah
Editor: Bisot


Tidak ada komentar