Header Ads

PEMERINTAH HARUS BISA MENGANTISIPASI KETERSEDIAAN BAHAN POKOK DAN STABILITAS HARGA SEMBAKO JELANG RAMADHAN DAN HARI RAYA IDUL FITRI

Wajahbekasi. Com,  Kurang lebih dua bulan kedepan Umat Islam di dunia tak terkecuali Umat Islam di Indonesia akan menghadapi datangnya bulan Ramadhan dan Hari raya Idul Fitri. Tentu sebagai muslim yang baik pasti akan merasa senang dan gembira dengan hadirnya bulan Ramadhan yang penuh berkah.

Perasaan gembira umat Islam di bulan suci merambah ke seluruh aktivitas kehidupan. Bahkan, muncul perilaku muslim yang tidak seperti biasanya karena tingkat kegembiraan yang dirasakannya. Misalnya dalam urusan kebutuhan konsumsi sehari-hari. Secara umum, tingkat konsumsi masyarakat muslim di bulan puasa cenderung meningkat dibandingkan bulan lainnya.

Seolah telah menjadi fenomena tiap tahunnya, harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan menjelang masuknya bulan Ramadhan, apalagi di saat-saat mendekati hari raya Idul Fitri. Walaupun tidak mengalami kenaikan harga yang sangat signifikan, tapi hal ini dijadikan kasus penting yang harus bias diantisipasi dan dijaga oleh pemerintah. Dan hal tersebut seyogyanya dapat meningkatkan fokus pemerintah agar mampu menangani strategi pengamanan ketersediaan stok dan harga bahan pokok di pasaran.

Mahfudz Abdurrahman yang merupakan Anggota Komis VI DPR RI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DAPIL 6 Jawa Barat, meminta kepada pemerintah harus bisa mengantisipasi ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga sembako jelang ramadhan dan hari raya idul fitri”. Dia mengatakan, ketersediaan stok barang kebutuhan masyarakat untuk momen Ramadhan dan Idul Fitri akan sangat berpengaruh pada harga jual. Karena jika stok barang tidak dapat mencukupi kebutuhan masyarakat terhadap bahan sembako yang tinggi di Bukan Ramdhan dan Idul Fitri, hal ini dapat menyebabkan para pelaku usaha akan menaikan harga sesuai keinginannya sepihak. Sehingga melonjaknya harga yang terjadi dapat menimbulkan keresahan pada masyarakat, khususnya yang masyarakat ekonominya menengah ke bawah.

Mahfudz mengatakan, “masyarakat sangat berharap kepada pemerintah agar mampu memberikan jaminan kondisi ketersediaan bahan bahan kebutuhan di Bulan Ramadhan dan Idul Fitri, dan akan sangat senang jika ditambah kondisi harga tetap terjaga sehingga tidak mengalami kenaikan, sehingga masyarakat bias lebih khusyu melaksanakan seluruh rangkaian ibadah Ramadhan”.

Mahfudz pun menegaskan, kehadiran pemerintah dalam penanganan masalah pasokan bahan sembako guna kebutuhan di Bulan Ramadhan dan Idul Fitri dan menjaga stabilitas harga menjadi bukti bahwa pemerintah sangat peduli terhadap masyarakat secara keseluruhan. Sehingga selama bulan puasa dan lebaran masyarakat tidak terbebani dengan naiknya harga bahan-bahan pokok di pasaran, dan tidak mungkin akan memicu kepanikan dan terjadi kericuhan di sana sini.