Header Ads

Millennial, Generasi Pengubah Peradaban


Millennial, Generasi Pengubah Peradaban

Penulis: Sabrina Indah Larasati, Mahasiswi STEI SEBI

Malas, instan, handphone, dan sebagainya merupakan pendapat yang di berikan kepada Generasi Millennial. Yaitu, generasi yang lahir pada tahun 1985-1995 (Beberapa juga mengatakan sampai tahun 2000). Pendapat yang dilihat dari satu sudut pandang ini bisa membuktikan bahwa generasi sebelum milenial atau bisa disebut dengan generasi boomer, lebih baik dibandingkan  dengan Generasi Millennial. 

Tapi apakah kalian setuju dengan pendapat ini?


Zaman menjadi bukti adanya pergeseran antara masa lalu dan masa sekarang. Yang mana pada tahun 2025, sebanyak 75% generasi milenial akan menduduki dunia kerja dan dunia pasti akan dikuasai dan dipegang oleh generasi millennial. 

Generasi  pada masa sekarang (Generasi millennial dan selanjutnya) sangat berbeda dengan masa lalu. Di mana generasi boomer hanya mengikuti alur yang sudah ditetapkan dalam satu pemikiran yang di mana kesuksesan dapat diraih dengan menguasai ilmu yang banyak tanpa adanya kekreatifitasan. Sedangkan pemikiran generasi milenial adalah berfikir sekreatif mungkin untuk mencapai kesuksesan. 

Hal itu dapat dibuktikan oleh seorang pebisnis yang sukses yaitu Nadiem Makarim Pria kelahiran 4 Juli 1984 ini adalah Founder sekaligus CEO yang memprakarsai lahirnya Gojek. Namun, siapa sangka dulu ia pernah bekerja di Zalora Indonesia dan membantu Lazada ?

Sebelum sukses dengan Gojek, Nadiem sempat bekerja di perusahaan konsultan Mckinsey & Company dan pernah menjabat sebagai Managing Editor di Zalora Indonesia. Namun, karena ia tidak betah bekerja di perusahaan orang lain, maka ia pun memberanikan diri keluar dari zona nyaman dengan membangun bisnis sendiri. 

Ia mulai menggarap Gojek dengan serius dan fokus pada promosi layanan transportasi ojek online di Indonesia. Berawal dari 20 pengemudi ojek online, Gojek akhirnya berhasil menaungi lebih dari 300 ribu pengemudi ojek online dalam waktu 5 tahun. 

Nilai kapitalisasi Gojek kini bahkan mencapai lebih dari Rp. 53 triliun. Dengan nilai valuasi yang cukup besar, Gojek pun didapuk sebagai salah satu startup terbesar di Indonesia dan dikategorikan sebagai salah satu startup Decacorn.

Maka dari itu, kalian yang merupakan Generasi millennial dan generasi selanjutnya. Jangan merasa rendah dan berpikir bahwa kalian adalah generasi perusak yang tidak dibutuhkan.

Tetapi berpikirlah bahwa kalian adalah generasi yang sangat dinantikan, untuk mengubah bangsa ini menjadi bangsa yang sejahtera. Dengan membuktikan kesuksesan-kesuksesan yang telah diraih seperti Nadiem Makarim dan generasi Millennial lainnya yang telah mencapai kesuksesan.

Editor: bisot
______________________________________________________
*tulisan merupakan kiriman dari penulis ke email redaksi. Anda dapat berpartisipasi dengan mengirimkan tulisan berupa berita / artikel / opini ke Website WajahBekasi.com. Caranya mudah yaitu dengan cara mengirimnya ke email: redaksiwajahbekasi@ gmail.com 
Tulisan yang sesuai dengan kriteria Website WajahBekasi.com dan visi misi WajahBekasi.com akan diterbitkan.
Cantumkan identitas dan nomor telepon Anda untuk memudahkan WajahBekasi.com mengkonfirmasi berita yang Anda kirimkan.