Header Ads

Keluhan Warga Kedung Pengawas Babelan Hingga Surati Kepala Desa Terkait Banjir

Warga Pangkalan Kedung Pengawas Surati Kepala Desa Terkait Banjir

WajahBekasi.com Babelan - Ahad, 02/02/2020. Setelah diguyur hujan semalaman, air  kembali memasuki rumah warga Kp. Pangkalan, Desa Kedung Pengawas, Kec. Babelan Kab. Bekasi. Padahal berdasarkan pantauan di lokasi, sisa Banjir di awal tahun 2020 baru beberapa hari kering dan masih tampak genangan di sudut rumah.

Selain intensitas hujan yang tinggi, menurut warga beberapa hal penyebab banjir juga akibat drainase yang tidak lancar, kali irigasi yang dangkal dan lebih tinggi dari pemukiman kampung, selain itu hilangnya resapan air yang berganti menjadi pemukiman/perumahan juga Menjadi faktor utama terendamnya rumah warga.

Achmad Sanin (78) mengatakan banjir sudah bertahun-tahun terjadi di Kp. Pangkalan karena tidak adanya drainase. Sanin juga menyatakan bahwa tahun ini adalah banjir yang terparah karena sudah dua kali masuk ke rumahnya dalam waktu berurutan di awal bulan Januari dan sekarang awal februari.

"Kita setiap pergantian kepala desa selalu minta dibuatkan drainase agar tidak kebajiran setiap musim penghujan namun selalu tidak ada tindakan dari kepala desa," lanjutnya.
Warga Pangkalan Kedung Pengawas Surati Kepala Desa Terkait Banjir

Akhirnya beberapa waktu lalu pasca banjir awal Januari kemarin saya berinisiatif untuk membuat surat ke Kepala Desa Kedung Pengawas dengan disertai tanda tangan warga RT. 010/04 agar segera ada tindakan dari Pemerintah Desa Kedung Pengawas terkait banjir.

Adapun isi surat tersebut adalah sebagai berikut 

Kepada Yang Terhormat, Bpk. Kepala Desa Kedung Pengawas

Dengan Hormat
Bersama ini kami sampaikan usulan warga RT. 010 / 04 Desa Kedung Pengawas mengenai masalah Kebanjiran. Karena air kali yang limpas dari kalenan dan air hujan yang tidak ada salurannya dicari solusinya agar warga RT. 010/04 setiap musim hujan tidak kebanjiran.
Berdasarkan Visi dan Misi Bapak Lurah masalah banjir menjadi target utama untuk diselesaikan agar warga RT. 010/04 tidak kebanjiran. 
Di bawah ini terlampir nama dan tanda tangan warga RT. 010/04 Desa Kedung Pengawas.

Atas perhatian Bapak Lurah kami warga RT. 010/04 mengucapkan terima kasih.

Setelah pengiriman surat tersebut diakui Sanin telah ada tindakan dari pihak pemerintah desa berupa pembersihan saluran air dan pemasangan paralon. Namun hal tersebut tidak menyelesaikan masalah banjir di lokasi karena pada hari ini air kembali menggenangi beberapa lokasi di RT. 010/04.

"Semoga segera ada eksekusi dari para pemangku kepentingan untuk melakukan tindakan terhadap masalah banjir di Desa Kedung pengawas khususnya di wilayah Kampung Pangkalan ini," pungkasnya menutup pembicaraan. [MD]