Header Ads

Begal Yang Viral di CCTV Akhirnya Tertangkap

Begal Yang Viral di CCTV Akhirnya Tertangkap

WajahBekasi.Com - Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap dua dari tiga pelaku begal yang viral di media sosial saat beraksi di Bekasi, Jawa Barat. Keduanya diketahui berinisial TA alias D (21) dan YR alias I. Kamis (20/2)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, tiga orang pelaku begal itu tak hanya mengambil sepeda motor saat beraksi. Tapi juga barang-barang lainnya seperti handphone dan juga dompet sambil mengancam korban dengan menggunakan senjata tajam celurit.

"Modusnya dia mencari tempat yang sepi melihat ada korbannya sasarannya pada saat itu berlawanan arah, ada seorang pengendara sendiri di tengah malam. Mereka ini bonceng 3 orang, 1 motor 3 orang," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jumat (21/2).

"Kemudian balik memepet korban dan mengacungkan celurit kepada korban, sehingga korban terjatuh kendaraannya diambil yang kemudian handphone diambil, barang-barang berharga diambil, sambil mengancam celurit kepada korban. Mereka melarikan diri dengan mengambil motornya," sambungnya.

Ia menjelaskan, peran dari masing-masing pelaku termasuk yang masih DPO atas nama inisial D. TA diketahui sebagai captain sekaligus yang merencanakan pembegalan serta menyediakan alat-alat termasuk celurit.

"Juga sama TA ini yang menyiapkan kendaraan motor yang sudah kita cek ternyata motornya pun motor curian. Yang kedua inisial YR atau I, ini jokinya yang membawa sepeda motor milik korban, ini yang kemudian turun pada saat korban jatuh, tugasnya dia membawa kabur motornya motor korban ya," jelasnya.

"Yang DPO sekarang ini memang yang membawa motor pada saat itu, jadi dia mengambil cabut motor yang satu TA ini yang kemudian mengancam sambil mengambil handphonenya, mengambil barang-barangnya milik korban," sambungnya.

Untuk barang bukti yang diamankan yakni satu buah celurit, sepeda motor serta rekaman CCTV. Para pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara.

"Pada saat kita melakukan penangkapan, kita kasih tindakan tegas dan terukur untuk yang bersangkutan tersangka ini," pungkasnya.