Header Ads

Pengurus Ekowisata Sungai Rindu Babelan Sabet Juara 1 Pemuda Pelopor Kabupaten Bekasi 2019

Pengurus Ekowisata Sungai Rindu Babelan Sabet Juara 1 Pemuda Pelopor Kabupaten Bekasi 2019

Cikarang, Selasa 26 November 2019. Pemerintah Kabupaten Bekasi (Pemkab) melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi memberikan penghargaan Anugerah Pemuda Pelopor Kabupaten Bekasi 2019. Kegiatan tersebut bagian dari upaya Kabupaten Bekasi mendorong para pemuda agar menjadi teladan bagi kaum muda lainnya. 

Kegiatan rutin tahunan yang dilakukan pemerintah melalui Disbudpora ini juga untuk memberikan penghargaan kepada pemuda yang turut berkontribusi dalam kemajuan dan pembangunan di lingkungannya. 5 Kategori Anugerah Pemuda Pelopor Kabupaten Bekasi Tahun 2019 yaitu Bidang Pendidikan, Sosial Budaya dan Pariwisata, Industri Pangan dan Kesehatan, Pengelolaan SDA dan Lingkungan serta Bidang Komunikasi dan Informasi.

Untuk perwakilan Kecamatan Babelan, Mustana dan Zaid  misalnya. Dua Pemuda dari Kampung Sembilangan Desa Huripjaya ini terpilih menjadi juara 1 Pemuda Pelopor Kabupaten Bekasi tahun 2019 di bidang Sosial Budaya dan Pariwisata dengan membawa inovasi sosial Ekowisata Mangrove Sungai Rindu
Pengurus Ekowisata Sungai Rindu Babelan Sabet Juara 1 Pemuda Pelopor Kabupaten Bekasi 2019
Mustana dan Zaid 
Kedua Pemuda yang menjadi pelopor dan pengurus Ekowisata Mangrove Sungai Rindu itu mengatakan, perjalanannya untuk mengikuti Pemuda Pelopor Kabupaten Bekasi ini cukup panjang. 

"Perjalanan lumayan, sangat luar biasa bagi saya karena ini pengalaman dan penghargaan pertama kali bagi saya mengikuti pemuda pelopor 2019 di Bidang Sosial Budaya dan Pariwisata. Saya di bidang pariwisata ini belum lama tetapi sudah mendapatkan penghargaan dari Disbudpora. Semoga apa yang kami terima hari ini menjadi inspirasi bagi pemuda Bekasi lainnya" ungkap Mustana.

Menurut Mustana, Ekowisata Mangrove Sungai Rindu akan terus berbenah untuk persiapan kompetisi pemuda pelopor tingkat Provinsi Jawa Barat yang akan diadakan pada Juni 2020 mendatang.

"Saya mohon bimbingan dan arahan dari yang lebih berpengalaman, baik dari lingkugan Kampung Sembilangan, Desa Huripjaya, Kecamatan Babelan, Pemkab Bekasi dan masyarakat untuk membawa Ekowisata Sungai Rindu ini ke kompetisi tingkat Provinsi Jawa Barat pada tahun 2020" tutup Mustana.




Tidak ada komentar