Header Ads

BPIP gaungkan Pancasila kepada milenial di Bekasi


Sabtu, 31 Agustus 2019. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) melaksanakan sosialisasi kegiatan gali mutiara Pancasila kepada ratusan milenial Bekasi di Aston Imperial Bekasi Hotel and Convention Center, Jalan KH Noer Ali, Kayuringin Jaya, Bekasi, Jawa Barat.

"Pancasila harus kembali digaungkan terutama kepada generasi muda kita yang rentan akan perubahan," kata Direktur Analisis dan Sinkronisasi BPIP, Ani Purwanti.

Meski baru berusia satu setengah tahun, namun BPIP dihadapkan tantangan di era milenial yang berpotensi berdampak pada kemunduran dalam pengamalan sila-sila Pancasila.

"Milenial banyak yang tidak tahu dan paham yang namanya Pancasila. Dengan teknologi saat ini yang beragam dan heterogen tidak ada yang paling bagus selain Pancasila," katanya lagi.

"Ini kegiatan bagus, mengingatkan generasi muda dan organisasi masyarakat yang memang sangat riskan untuk memahami nilai-nilai luhur Pancasila," ujar Ani.

Menurut dia, ketidakhadiran Pancasila di ruang publik dalam dua dekade terakhir sejak reformasi 1998 memunculkan beragam tantangan bagi pihaknya dalam membumikan kembali Pancasila. Tantangan yang dihadapi itu adalah mengembalikan pemahaman Pancasila.

"Ketidakpahaman sejarah dan kedudukan Pancasila memunculkan dan mengembangkan sikap eksklusif dan intoleran di tengah masyarakat," ujarnya lagi.

Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait seperti Kemendikbud, Kemenag serta Kemenristekdikti untuk membumikan kembali Pancasila secara kontekstual di dunia pendidikan.

Ani juga mengingatkan kembali histori lahirnya Pancasila yang berawal pada 1 Juni 1945 dengan Ir Soekarno selaku salah seorang anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) menjadi satu-satunya anggota yang menyampaikan pidato mengenai konsep dasar negara yang dikenal sebagai Pancasila.

"Sejak 1 Juni 1947 diperingati sebagai kelahiran Pancasila. Melalui Keputusan Presiden RI Nomor 24 Tahun 2016, tanggal 1 Juni 1945 ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila dan hari nasional yang mesti diperingati oleh negara dan seluruh elemen masyarakat Indonesia," kata Ani.

Pewarta : Pradita Kurniawan Syah
Editor : Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA

Tidak ada komentar