Header Ads

Merdeka Bukan Berarti Buta Baca


Merdeka dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki arti bebas dari perhambaan, penjajahan dan lain sebagainya. Jika memaknai dengan sederhana merdeka berarti Bebas. Nah. Apa benar indonesia Bebas dari penjajahan?, dan dengan terbebas dari penjajah apa iya warga negara republik Indonesia sudah tak lagi dibebankan hal-hal lain selain menikmati kebebasan dari penjajah?

"Tidak"
Begitu ucapa Muhamad Yasin, M.Pd. Guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMK Binakarya Mandiri Kota Bekasi, Selasa (20/08). Dirinya berkata jika sejatinya memaknai Merdeka bukanlah untuk menyelesaikan perjuangan yang sudah dilakukan para pahlawan-pahlawan, melainkan melanjutkan untuk kembali berjuang.

"Indonesia memang terbebas dari penjajahan, tapi masih banyak perjuangan yang harus dilanjutkan untuk mempertahankan kemerdekaannya, Literasi salah satunya" sambungnya. Bisa dipastikan ketidakmampuan menerima pengetahuan dari sifat malas membaca menjadi permasalahan konkret yang hingga saat ini masih belum temui titik temu.
Melihat data dari Penelitian PISA yang mengambil 72 negara namun sayang 2 negara yakni Malaysia dan Kazakhstan tak memenuhi kualifikasi penelitian sehingga terdata 70 Negara. Respondennya adalah anak-anak sekolah usia 15 tahun, jumlahnya sekitar 540 ribu anak 15. Sampling error-nya kurang lebih 2 hingga 3 skor. Dihasilkan Indonesia berada pada ranking 62 dari 70 negara.

Woow. Jika terus berada di posisi ini kemungkinan besar Indonesia akan krisis pengetahuan, ini yang berdampak pada penjajahan antara si kurang pengetahuan dan orang-orang yang memiliki pengetahuan.
Dengan mengaktifkan kembali roda literasi, Yasin katakan Indonesia berkesempatan mencetak generasi muda yang berkualitas.
"Semakin masyarakat gemar membaca, semakin banyak pengetahuan yang diserap, apalagi para pelajar, tentu sangat mampu hasilkan generasi luar biasa. Bisa jadi ada banyak karya cipta dari tangan mereka, dibanding masih bekerja untuk orang-orang asing" ucapnya.
Merdeka berarti bebas dari penjajah, tapi menerima kemerdekaan sebatas merayakan dan menikmati bukanlah tujuan utama kemerdekaan, melainkan membuatnya bermakna sekaligus mempertahankan kemerdekaan itu.

Mengutip ucapan Soekarno
"Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri"
 Kalimat ini yang menjelaskan betapa sulit memerdekakan bangsa ketika masyarakatnya sendiri yang dilawan. Pun dengan melawan kekurangan pengetahuan yang dialami masyarakat lantaran rendahnya minat membaca. Ini sangat berpotensi memunculkan banyak kekisruhan yang bersumber dari hal tersebut. Fitnah, mengadu domba dan informasi hoaks sangat mudah mempengaruhi plus parahnya lagi, kemungkinan dari kesimpangan tersebut indonesia tinggal sejarah, berganti dengan negara-negara baru di dalamnya.
[yas]

Tidak ada komentar