Header Ads

Hari Jadi Kota Bekasi Ust.Mahfudz
  • Terbaru

    Milad WSB Ke-6, Gelar Kongko Sejarah dan Budaya Orang Bekasi



     Milad WSB Ke-6, Gelar Kongko Sejarah nan Budaya Orang Bekasi



    WAJAHBEKASI.COM-Bekasi Timur: Menyambut milad ke-6, grup facebook Wisata Sejarah Bekasi (WSB) meggelar acara "Kongko Sejarah dan Budaya Orang Bekasi" yang berlangsung di Distro Antique Unique, Jalan KH. Agus Salim, Bekasi Timur, Sabtu (26/1).

    Penyelenggara acara yang juga sejarawan Bekasi, Endra Kusnawan, menuturkan acara diskusi sejarah dan budaya ini diselenggarakan karena budaya dan sejarah memiliki kaitan yang sangat erat dan grup Wisata Sejarah Bekasi didirikan dengan tujuan untuk berbagi informasi tentang sejarah di Bekasi. 

    "Seperti kita ketahui, bahwa pahlawan Bekasi bukan hanya KH. Noer Ali, tapi masih banyak. Ini yang coba kami perkenalkan, dan grup Wisata Sejarah Bekasi didirikan dengan tujuan untuk berbagi informasi yang lebih luas lagi kepada masyarakat tentang sejarah di Bekasi," ujar Endra.

    "Kami ingin membuktikan bahwa Bekasi adalah Kota Patriot, kotanya para pejuang, kotanya para pahlawan. Sehingga hari ini alhamdulillah kami bisa menghadirkan anak dan cucu dari beberapa pejuang untuk menceritakan kisah perjuangan para pahlawan tersebut, " ungkapnya kepada WajahBekasi.

    Acara kongko Sejarah Bekasi dibuka dengan tampilan tari Blantek dari Sanggar Tari Cinong  Bekasi dan sambutan dari pemerhati budaya yang juga salah satu anggota DPR-RI FPKS, Mahfudz Abdurrahman serta berlanjut kongko bareng dengan pembicara para keturunan pejuang Bekasi yaitu:

    - Fudholli, anak Husein Kamaly bin Riyan (pejuang dari Kranji dan Bekasi);
    - Raden Agah Handoko, anak Mardjuki bin Keneng Soeria (pejuang dari Cibarusah);
    - Jamaludin, cucu Nasim bin Pitung (pejuang dari Sukawangi);
    - Sofyan, cucu Haji Djole bin Haji Eman (pejuang dari Bekasi).

    Pada sesi kedua kongko Budaya Bekasi tak kalah serunya dengan menghadirkan pembicara seperti

    - Ridwan Marhid, budayawan dan seniman Bekasi;
    - Majayus Irone, penulis skenario film Babe, Dari Leiden ke Bekasi;
    - Komarudin Ibnu Mikam, budayawan Bekasi;
    Dan diselingi oleh tampilan Wayang si Engkong (dari batang daun singkong) oleh Ki Ageng Alang Alang.

    Sementara itu Jamaludin, salah satu pembicara yang juga cucu dari Haji Nasim bin Haji Pitung pejuang dari Sukawangi mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh WSB ini.

    "Sebelumnya saya sampaikan selamat ulang tahun buat Group Facebook Wisata Sejarah Bekasi (WSB) yang diprakarsai oleh Komunitas Historika Bekasi. bang Endra Kusnawan dkk, dan juga rasa terima kasih karena dengan adanya komunitas ini kita selaku warga masyarakat Bekasi tentunya kita sangat terbantu untuk mengetahui lebih jauh tentang sejarah di Bekasi sebagai kota Patriot, " katanya.

    "Harapan saya agar rasa persatuan dan kesatuan khususnya di Bekasi bisa terbangun dengan kokoh diantaranya dengan cara mengeratkan silaturahmi para penerus Pejuang Bekasi dan juga mengenang perjuangan mereka dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia khususnya yang terjadi di Bekasi, agar hal tersebut bisa menjadi penyemangat dalam rangka bersama-sama membangun Bekasi kedepan karena demi Harga Diri Orang Bekasi, " pungkasnya. (maq)

    Tidak ada komentar