Header Ads

Pemerhati Budaya Bekasi Rahmat Malik Jadi juri di Bekasi Tempo Doeloe

Wajahbekasi.com , Komunitas Historika Bekasi menggelar Festival Bekasi Tempo Doeloe dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2018.

Dalam festival tersebut, pertunjukan budaya dan sejarah Bekasi coba diperkenalkan ke masyarakat luas.

Banyak lomba juga yang di gelar pada perhelatan kali ini dari lomba pakaian jadul sampai pada lomba rebut dangdang.

Salah satu juri Lomba rebut dandang Rahmat Malik, S.Sos yang juga sebagai pemerhati silat budaya bekasi mengatakan " ini event luar biasa, bayangkan saja di tengah arus budaya luar yang sulit di bendung masuk ke bekasi panitia masih memepertahankan budaya betawi bekasi yaitu rebut dandang yang tujuan di adakan lomba ini tak lain dan tak bukan sebagai benteng pertahanan budaya agar para generasi muda jangan lupa dwngan budayanya sendiri ,  lebih lanjut bang malik yang juga menjabat sebagai penasehat GM SPBBB  ( Gerakan Moral silaturahmi pelestari silat budaya bekasi ) saya sendiri bangga dan salut ternyata lomba ini banyak di ikuti oleh masyarakat bekasi dan sekitaranya, tercatat hampir 18 padepokan dan sanggar yang mengikuti lomba ini , ini menandakan warga betawi dan bekasi masih cinta  budayanya"

Muhsinin Mabrur, ketua panitia, mengatakan Festival Bekasi Tempo Doeloe baru pertama kali, bertempat di Gedung Juang Tambun, Jalan Sultan Hasanudin, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

"Acara ini segaja kita gelar untuk menunjukkan kepada masyarakat tentang budaya dan sejarah Bekasi tempo dulu, pemilihan lokasi acara di Gedung Juang Tambun bagian memperkenalkan secara luas salah satu bangunan tua di Bekasi," kata Muhsinin.

Komposisi acara di antaranya talk show bertema sejarah Bekasi yang menghadirkan Endra Kusnawan penulis Buku Sejarah Bekasi. Disambung lomba rebut dandang, salah satu budaya khas Bekasi.

"Kita juga menampilkan kelompok seni dari teman-teman pelajar di daerah Bekasi, lalu juga ada penampilan musik dan tari dari penggiat seni di Bekasi," sambung Muhsinin.

"Kita juga pada saat mulai acara pertama-pertama melakukan upacara bendera, lalu mengheningkan cipta untuk menghormati perjuangan para pahlawan kemerdekaan," dia menjelaskan.

Turut ditampikan dalam Festival Bekasi Tempo Doeloe, tulisan-tulisan dan foto-foto sejarah berkaitan dengan Bekasi di dalam Gedung Juang. (are)

Tidak ada komentar