Header Ads

Hari Jadi Kota Bekasi Ust.Mahfudz
  • Terbaru

    Marpuah, Guru Honorer Yang Menjadi Relawan Kesehatan Untuk Kampungnya

    Marpuah, Guru Honorer Yang Menjadi Relawan Kesehatan Untuk Kampungnya

    Jika kita menanyakan nama Siti Marpuah di Kampung Gabus Tengah desa Srimukti Tambun Utara kemungkinan hanya sebagian kecil dari warga RW 01 yang mengenalnya. Pekerjaan sebagai staf tata usaha/honorer telah ia jalani selama 1 tahun setelah 3 tahun sebelumnya menjadi guru di PAUD dengan segala kisah yang ia simpan sendiri.

    Saat demonstrasi bersama ribuan teman seperjuangannya di komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi di Cikarang Pusat pada Senin 24 September 2018, Marpuah juga ikut serta bersama dengan Front Pembela Honorer Indonesia (FPHI). Ia menjelaskan salah satu tuntutan yang menurutnya penting adalah pemberian jaminan kesehatan untuk seluruh honorer Kabupaten Bekasi.

    "Ketika keluarga kita sakit, maka seberapa pun ongkos perobatan pasti akan kita upayakan untuk memenuhinya,  di sinilah gunanya JKN. Dengan iuran yang relatif ringan setidaknya bagi saya sebagai honorer, dan juga warga yang tidak punya, enggak lagi terlalu khawatir dengan ongkos perobatan di rumah sakit saat dirawat" ungkap Marpuah.

    Marpuah, Guru Honorer Yang Menjadi Relawan Kesehatan Untuk Kampungnya

    "Cita-cita saya sederhana, saya hanya ingin saudara-saudara dan tetangga terdekat jangan sampai tidak tahu tentang JKN dan terhambat oleh biaya saat membutuhkan hak kesehatannya" tutup Marpuah kepada media.

    Di balik kegiatan administrasi tata usaha, gadis yang akrab disapa Puah ini ternyata juga aktif dalam kegiatan pendampingan dan sosialisasi tentang jaminan kesehatan bersama dengan Jamkeswatch.

    Hampir dalam setiap kegiatan sosialisasi mengenai sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dilaksanakan oleh Jamkeswatch di wilayah Tambun Utara, Babelan dan sekitarnya ia selalu hadir. Bahkan beberapa pertemuan Puah lah yang menjadi inisiator dan penggagasnya.

    Sosialisasi terakhir ia gagas di halaman rumah orang tuanya untuk menyosialisasikan pentingnya memiliki jaminan kesehatan bagi keluarga dan tetangga terdekatnya.

    Marpuah, Guru Honorer Yang Menjadi Relawan Kesehatan Untuk Kampungnya

    Dalam melakukan kegiatan sosialisasi JKN, Puah selalu didampingi M Nurfahroji selaku Direktur Advokasi dan Hukum Jamkeswatch dan rekan-rekan relawan Jamkeswatch lainnya.

    "Puah ini relawan serba bisa, padahal dia tahu menjadi relawan itu berat, tidak ada yang memberi gaji, tapi dia hampir setiap Minggu mengundang saya menjadi Nara sumber atau hanya mendampingi untuk membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan teknis di lapangan" terang M Nurfahroji yang juga merupakan Caleg Partai Gerindra dari Dapil 4 yang meliputi kecamatan Tambun Utara, Babelan, Tarumajaya, Tambelang dan Sukawangi. (Selasa 2 Oktober 2018).




    Tidak ada komentar