Header Ads

Hari Jadi Kota Bekasi Ust.Mahfudz
  • Terbaru

    Mengupas Sejarah Kejayaan Ekonomi Islam

    Mengupas Sejarah Kejayaan Ekonomi Islam

    Oleh: Didah Saadah

    Mengupas Sejarah Kejayaan Ekonomi Islam

    Sumber-sumber sejarah pemikiran ekonomi Islam  berkontribusi dalam pengembangan epistemologi ekonomi islam yang dibangun oleh ulama-ulama terdahulu dalam karya-karyanya Selain itu worldview dalam pengembangan ekonomi oleh tokoh-tokoh barat dan Muslim sangat lah berbeda.

    Secara sumber Ulama Muslim merujuk pada Quran dan sunnah dan sebaliknya Barat memilih rasio manusia sebagai sumber utamanya Misalnya dalam definisi ekonomi Alfred Marshal yaitu ilmu yang mempelajari manusia dalam khidupan bisnisnya bagaimana mendapatkan pendapatannya dan menggunakannya. Definisi ini pun telah digambarkan jauh sebelumnya oleh Syaibani yang mengatakan bahwa Alkasb adalah bagaimana melakukan cara yang halal dalam mencari dan mengeluarkan kekayaan.

    Sumber-sumber sejarah ekonomi Islam yaitu sekumpulan teks-teks Islam yang menggambarkan dan menjelaskan secara eksplisit tentang ide-ide ekonomi. Menurut Sobri Orman seorang prof bidang sejarah ekonomi Islam Turki beliau membagi sumber-sumber sejarah ekonomi Islam menjadi 2, yaitu: 
    1. Sumber yang umum seperti al-Qur'an, hadist, tafsir, fikih, kalam, sejarah, geografi
    2. Adapun yang khusus adalah yang berkaitan dengan literatur hisbah, kharaj, amwal, kasb, nuqud, tijarah dan tadbir almanzil

    Sejarah perkembangannya:
    1. Banyak tulisan yang merujuk pada penjelasan  Prof. Dr. M.N. Siddiqi yang terdiri dari 4 tahapan yaitu masa formasi, penyebaran, stagnan dan kontemporer
    2. Muridnya Prof. Dr. Abdul Azim Islahi menambahkan 2 periodesasi yaitu periode formasi, penerjemahan, penerjemahan ulang ke bahasa latin, stagnan, kebangkitan dan kontemporer

    2 tokoh tersebut membaginya dari sisi epistemologi menjadi 5: 
    1. periode fondasi keilmuwan
    2. fikih sebagai literatur awal ekonomi islam
    3. filsafat dan ekonomi Islam
    4. ilmu alumran
    5. dan pengembangan ekonomi islam saat ini

    Jadi, tesis yang dikatakan oleh schumpeter sebenarnya secara otomatis terbantahkan. Hal ini tidak hanya dinyatakan oleh tokoh-tokoh Muslim, tetapi Barat seperti Prof Spengler dan Louis Baek.
    • Di bidang public finance atau fiskal ada Imam Abu Yusuf, Qudama bin ja'far, Yahya bin Adam, Abu Ubayd, Imam Mawardi
    • Di bidang moneter ada maqrizi yang fokus kajian dan yang umum ada Imam Ghazali, ibn taimiyah dll
    • Di bidang pembagunan ekonomi ada Ibn Khaldun, Imam Syatibi dan Shah Waliullah
    • Di bidang pertanian ada Abul Khair bin Awwam dan Bassal dan masih banyak lagi di bidang lainnya

    Kesimpulan:
    Tidak ada missing link atau gap dalam sejarah ekonomi terhadap kontrobusi Islam Bahkan Islam lah yang menjembatani pohon sejarah ekonomi sehingga berkembang sampai sekarang. Tugas kita adalah bagaimana memahami hasil karya mereka dan memasukkannya dalam riset kita.

    Sumber : Nurizal Ismail S.E.I., MA

    []


    *tulisan merupakan kiriman dari penulis ke email redaksi. Anda dapat berpatisipasi dengan mengirimkan tulisan berupa berita / artikel / opini ke Website WajahBekasi.com. Caranya mudah yaitu dengan cara mengirimnya ke email: redaksiwajahbekasi@ gmail.com 

    Tulisan yang sesuai dengan kriteria Website WajahBekasi.com dan visi misi WajahBekasi.com akan diterbitkan.

    Cantumkan identitas dan nomor telepon Anda untuk memudahkan WajahBekasi.com mengkonfirmasi berita yang Anda kirimkan.

    Tidak ada komentar