Header Ads

Sekda Karang Asem Bali dialog dengan awak media Bekasi

KOTA BEKASI -  wajahbekasi.com,    Sekretariat Dewan Kabupaten Karangasem Bali, pulau Dewata  melakukan studi banding terkait penguatan peliputan dan penyebarluasan informasi ke Pemerintah Kota Bekasi

Drs Iwayan Ardika Msi selaku Ketua Rombongan hadir bersama unsur media di Ruang Pressroom, Gdg. 10 lantai Pemerintah Kota Bekasi ,

"Studi banding ini bertujuan untuk sharing antara Humas Pemerintahan berkaitan dengan Kerja sama antara Humas dengan para awak Media baik itu cetak maupun online"

"Pilihan Kota Bekasi Menjadi Kota Tujuan Studi Banding karena Pemerintah Kota setempat dikenal memiliki hubungan yang baik dengan para awak media" tambah 

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Bekasi Sayekti Rubiah  bersama Novi , Kabid Poip Diskominfostandi bertugas menerima kunjungan kerja dari rombongan Bali.
"Humas dan Media tidak bisa dipisahkan,  keduanya saling membutuhkan karena Pemerintah pun harus mensosialisasikan kegiatan yg sudah dilakukan kepada masyarakatnya melalui berita yg dibuat oleh para awak media, " ungkap Sayekti Rubiah.

Menurutnya, Humas tidak akan hidup tanpa media, Pemerintah tidak akan hidup tanpa media, 

"cara kami menjaga hubungan baik dengan media sangat sederhana, yakni dengan melakukan giat coffee morning antara Wali Kota dengan wartawan, Kegiatan pemerintahan juga kami share di grup WA ikatan wartawan lalu disebar luaskan ke wartawan, selanjutnya Press release cepat dibuat” kata Yekti.

Pengelolaan media juga berkaitan dengan maraknya berita hoax yang cepat beredar di media-media sosial. Banyaknya hoax yang beredar membuat Humas harus dapat memberikan klarifikasi dengan cepat dan akurat

 “Kami memiliki langkah yakni preventif dan akuratif. Akuratif yakni sebagai filter berita medsos, sedangkan Preventif dengan cara kampanye anti hoax untuk membuat opini masyarakat menjadi positif “, tutur Novi menjelaskan 

Sinergi antara Jurnalis di Kota Bekasi sangat baik,dan tidak tidak memilki organisasi, melainkan paguyuban seperti  Forum Jurnalis Bekasi (Forjas), Kelompok Kerja (Pokja), Ikatan Wartawan Online (IWO), Dan Rujuk. Masing-masing jurnalis memiliki perkumpulan atas dasar kepentingan masing-masing sesuai topik berita. 

"Tetapi ketika kami berkumpul menjadi satu, kita tetap wartawan yang sama-sama menjalankan tugas  jurnalis” tambah Erik Hamzah  wartawan  dari RRI

Jurnalis Harian Berita Bekasi,  Aisyahra Mulyawati menambahkan, Bahwa hubungan awak media dengan humas Pemkot Bekasi bukan hanya urusan pekerjaan saja., tetapi setiap hari sudah seperti keluarga sendiri

"dalam pekerjaan, kami tidak ada paksaan atau bahasa dibuly, karena kami sebagai jurnalis sama-sama saling membutuhkan mendapat informasi seputas pemerintah daerah, mapun pemerintah pun  butuh tuk publikasi kegaitannya agar dapat memberkan programnya kepada seluruh masyarakat, " jelasnya.

Adapun semakin kedekatan  hubungan emosional antara Kabag da Jajaran Humas Pemkot Bekasi, jika ada sidak Walikota dan Wakil Walikota Bekasi diberikan informasi jadwal kegiatan tersebut, sehinga awak media pun cepat mendapat informasi.

"dalam hubungan pekerjaan sangat baik, bahkan susah dan senang kami lewati bersama dilapangan. Dan ada saatnya diajak happy sama Humas, setiap tahunnya selalu mengadakan media Gathring keluar daerah mengajak awak media bertatap muka dengan walikota & wakil  Walikota Bekasi, serya dengan jajaran SKPD Pemkot  Bekasi." papae wanita yang akrap disapa Ai ini yang sudah  6 tahun bertugas  Liputam di Pemerintah Kota Bekasi dan seputar Kota Bekasi, Jawa Barat .(red)