Header Ads

Tips Hapal Alquran Cepat

Bekasi ---- Wajahbekasi. Com,  Menghafal Al Qur'an adalah perkara yang sangat Allah muliakan Bahkan seorang haffidz telah Allah janjikan berbagai banyak faidah faidahnya di dunia maupun di akhirat diantaranya Allah janjikan hafidzul Qur'an adalah menjadi keluarga Allah.
oleh karena itu banyaknya para penghafal quran dengan mencetuskan berbagai macam metode metode, namun kali ini penulis akan membahas metode menggafal Al Qur'an semudah tersenyum.

Tips ini adalah dari ustaz di Indonesia yang berjaya menghafal 30 juz dalam 19 hari dan mengambil 56 hari untuk melancarkan hafalannya.Tapi uniknya, beliau mengajak kita untuk berlama-lama dalam menghafal.Pernah beliau menerima panggilan telefon dari seseorang yang ingin mendaftarkan anaknya di pesantren (sekolah pondok) beliau.“ Ustadz, menghafal di tempat antum (pesantren) tu berapa lama untuk khatam 30 juz “ SEUMUR HIDUP ” jawab ustaz dengan santai.Meskipun bingung, Ibu itu bertanya lagi “ targetnya ustaz  ”
“ targetnya HUSNUL KHOTIMAH, MATI DALAM KEADAAN PUNYA HAFALAN” jawab ustaz lagi..Jawapan tersebut isyarat dengan makna.

Prinsip ustaz “ CEPAT HAFAL itu datangnya dari ALLAH, manakala INGIN CEPAT HAFAL (boleh jadi) datangnya dari hawa nafsu dan syaithan. ”.( Sebelum membaca lebih jauh, penulis berharap pembaca punya komitmen terlebih dahulu untuk meluangkan waktu 1 jam per hari khusus untuk qur’an. Tak kira banyak waktu, yang penting durasi 1 jam.

Allah memberi kemampuan menghafal dan tingkat mengingat yang berbeda beda setiap orang..Bahkan imam besar dalam ilmu qiroat, guru dari Hafs yg mana bacaan kita merujuk pada riwayatnya yaitu Imam Asim mengambil masa 20 tahun untuk menghafal keseluruhan Al-Quran.
Target menghafal kita bukanlah menghabiskan hafalan dengan cepat tapi bagaimana kita menghabiskan waktu (durasi) yang sudah kita agendakan HANYA untuk menghafal.

Kalau kita sudah menetapkan durasi, bahwa dari jam 6 sampi jam 7 adalah WAKTU KHUSUS untuk menghafal misalnya,Maka berapa pun ayat yang dapat kita hafal tidak jadi masalah.Jangan terburu-buru pindah ke ayat ke-2 jika ayat pertama belum benar-benar kita hafal.Nikmati saja saat-saat ini. Saat-saat dimana kita berbicara kasih dengan Allah.1 jam saja, tidaklah terlalu lama kan? jika dibandingkan dengan masa yang dihabiskan dengan facebook, instagram setiap hari.Tapi ingat!!!
ingat juga bukan untuk ditunda-tunda. Jangan tunggu esok, apabila keesokan hari masih lagi mengatakan esok.3. MENGHAFAL BUKAN UNTUK KHATAM, TAPI UNTUK SETIA BERSAMA QUR’AN.Kondisi HATI yang tepat dalam menghafal adalah BERSYUKUR bukan BERSABAR.Tapi kita sering mendengar kalimat “menghafal memang perlu banyak bersabar”Sebenarnya tak salah, hanya kurang tepat.Kerana apabila mindset kita mengatakan ‘sabar’, seolahnya ayat quran yang dihafal itu satu beban pula.

Bukankah di awal surat Thoha Allah berfirman bahwa Al-Qur’an diturunkan BUKAN SEBAGAI BEBAN.Untuk apa cepat khatam jika tidak pernah diulang? Setialah bersama Al-Qur’an.
Bersama dia aja setia masa sama Al Qur'an ga bisa setia .

Ayat-ayat yg sudah kita baca berulang-ulang namun belum juga ‘melekat’ dalam otak kita, ayat itu sebenarnya rindu dengan kita. Mungkin ayat tersebut nak kita terus ulang dan ulang.Maka katakanlah pada ayat tersebut “I miss you too” .

Coba dibaca maksud dan tafsirnya Boleh jadi ayat tersebut adalah ‘jawaban’ dari ‘pertanyaan’ kita.

Nikmatnya suatu makanan itu terasa ketika kita sedang memakannya, bukan sebelum makan bukan pula setelahnya.Nikmatnya menghafal adalah ketika menghafal dan ketika mengulangnya.6. FOKUS PADA PERBEDAAN, ABAIKAN PERSAMAAN“Fabi ayyi alaa’i rabbikuma tukadz dziban” jika kita hafal 1 ayat ini, 1 saja! maka sebenarnya kita sudah hafal 31 ayat dari 78 ayat yang ada di surat Ar-Rahman. Sudah hampir separuh surat kita hafal.Maka ayat ini dihafal satu kali saja, fokuslah pada ayat sesudahnya dan sebelumnya yang merangkai ayat tersebut.

Seperti yang dijelaskan di atas, komitmenlah pada DURASI bukan pada jumlah ayat yang akan dihafal.Serahkan 1 jam kita pada Allah.

Cari guru yang bisa men’tahsin’ (membetulkan) bacaan kita.Bacaan tidak bertajwid yang ‘terlanjur’ kita hafal akan sulit dirubah/diperbaiki di kemudian hari (setelah kita tahu hukum bacaan yang sebenarnya).Diharapkan 8 perkara ini menjadi solusi bagi mereka yang merasa tertekan, bosan, bahkan putus asa dalam menghafal..Semoga kita masuk syurga dengan jalan menghafal Qur’an. Amiin. Selamat menghafal. (red/KIKI).