Header Ads

Tokoh Muda Margahayu Gelar Nonton bareng Film G 30 S / PKI

Wajahbekasi. Com - jawara dan tokoh muda   menggelar nobar film 'Pengkhianatan G30S/PKI' gunakan pakaian pangsi. 

Perguruan silat PS.  SMB, Karang Taruna  pengurus  remaja Masjid se kelurahan margahayu , sengaja menggelar acara ini dengan berpakaian pangsi dengan harapan Memberikan pelajaran akan bahaya laten komunis dan Menjadikan Aqidah dan budaya sebagai benteng agar komunis tidak bisa masuk.

BerLokasi di lapangan Perguruan seni Maen pukul Bekasi Jalan Dewi Sartika Rt 03/08 Margahayu Bekasi timur yang turut pula Di hadiri aparatur pemrintah.

Sebelum Saat pemutaran film baru dimulai, di buka dengan pertunjukan unjuk silat dan penjelasan mengenai kegiatan inj oleh alamsyah guru besar PS SMB dan lurah Margahayu .

Maulana Zaki, siswa salah satu sekolah di kota bekasi , mengaku sangat penasaran dengan film ini saat menonton film tersebut. "Kurang tahu detailnya. Tadi saya sedikit ngantuk, jadi saya akan  nonton lagi di rumah dengan serius agar paham jakan ceritanya.  

Ada juga siswa yang semangat menonton film G30S/PKI. Muhammad ikhsan, pesikat PS SMB , mengaku sudah dua kali menonton film tersebut dan menilai film itu bagus bangat dan harus jd tontonan wajib agar saya selalu tau sejarah bangsa ini "

Tokoh muda bekasi timur Mandor alam atau nama lengkap alamsyah mengatakan " Bagus filmnya, biar orang tahu sejarah PKI gimana. Jadi buat warning saja, takut ada PKI muncul lagi. Kayak jenderalnya, tokoh PKI-nya. Jadi kita tahu jenderal siapa dan tokoh PKI siapa dan maksudnya apa. Kalau jenderal yang paling (bikin) berkesan Ahmad Yani," kata bang alam .

Lebih lanjut bang alam mengatakan , tak memungkiri banyak siswanya dan penonton kurang konsentrasi dan ada pula yang tertidur saat menyaksikan film tersebut. Ia menjelaskan faktor mungkin karena kurang nyaman seperti dalam bioskop,  "Kalau antusias jangan di tanya lagi karena memang merekalah yang paling menggebu - gebu agar acara nobar ini berjalan dan terlaksana,  dari pagi sudah mulai aktivitas lomba-lomba, dan di akhiri dengan nobar film ini ," ujar mandor alam.

Mandor alam  setuju jika film ini dibuat ulang dengan kualitas gambar yang lebih baik. Sehingga generasi muda lebih antusias melihatnya.

Dari pantauan wajahbekasi. Com acara nobar ini kurang lebih di hadiri 300 penonton yang kesemuanya terdiri dari para pemuda. ( red)