Header Ads

Ratusan Calon Panwascam Dites Urin 

Ratusan Calon Panwascam Dites Urin 

BEKASI - wajahbekasi. Com, Calon Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) mengikuti beberapa tahapan untuk menjadi Panwascam pada gelaran pemilihan Pilgub Jawa Barat 2018 nanti. Salah satunya yaitu tes Bebas Narkoba berupa tes urin atas kerjasama Panwaslu Kabupaten Bekasi dengan BNK Kabupaten Bekasi serta Sat Res Narkoba Polres Metro Bekasi. 

Tes urin ini dilakukan di Kampus Pelita Bangsa Cikarang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (18/10) kemarin. Tes tersebut menuai protes dari peserta calon Panwascam. 

"Di pengumuman, tesnya difasilitasi sama Panwaslu (Panitia Pengawas pemilu), tapi kenyataannya peserta pada bayar tanpa kwitansi pula," ujar salah satu calon Panwascam yang tidak mau identitasnya disebutkan. 

Selain itu, hasil tes juga tidak diumumkan langsung, berbeda dengan tes yang dilakukan di RSUD Kabupaten Bekasi, hasilnya langsung keluar dan diumumkan. 

"Kan kalo tes di RSUD juga bayar dan jelas ada kwitansinya, kemudian hasilnya langsung ada. Tapi ini, Komisioner (Panwaslu-Red) menunda hasil tes pengumuman hasil tes narkoba. Ngeri ada rekayasa bang," lanjutnya. 

Perlu diketahui, pada pengumuman awal syarat menjadi Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Pilgub Jawa Barat 2018 yang dikeluarkan oleh Panwaslu Kabupaten Bekasi, tidak ada syarat untuk tes kejiwaan dan tes anti Narkoba. Dan untuk mengikuti tes kejiwaan serta tes BNK, peserta tes harus merogoh kocek kurang lebih Rp450 ribu. Rp350 ribu untuk tes Kejiwaan dan Rp100 ribu untuk tes Narkoba. 

Sementara itu, Kasat Res Narkoba Polres Metro Bekasi, AKBP Ahmad Fanani mengatakan, tes ini dilakukan untuk mempersempit peredaran narkoba di Kabupaten Bekasi. "Mungkin ini salah satu persyaratan untuk menjadi seorang Panwascam, agar saat melakukan tugasnya tidak dalam pengaruh obat-obatan atau Narkoba," pungkasnya. (red)