Header Ads

Rapat Akbar 1950 Pemuda Dan Rakyat Bekasi menghitung Menit

Rapat Akbar 1950 Pemuda Dan Rakyat Bekasi menghitung Menit

Hari Sumpah Pemuda adalah hari di mana dideklarasikannya kesepakatan perwakilan pemuda-pemudi dari berbagai pelosok nusantara untuk mengikat diri dalam satu bingkai Negara Indonesia. Peristiwa besar ini menjadi salah satu ujung tonggak yang penting dari kemerdekaan Indonesia.

Untuk mempertingati hari bersejarah itu, di Bekasi semua pemuda baik dari perguruan silat maupun komunitas se-Bekasi Raya akan kembali mengulang sejarah, mereka berkumpul untuk menyerukan persatuan juga perdamaian.

Acara ini akan dilaksanakan di Lapangan Kantor Kecamatan Rawa Lumbu Kota Bekasi, pada hari Minggu, tanggal 29 Oktober. Menjelang hari H Generasi Muda dan Srikandi Silat Budaya intens berlatih demi kesuksesan acara tersebut.

Banyak tanggapan positif dari berbagai kalangan mengenai acara ini. Sebuah acara yang beda dan unik yang digagas oleh seorang pesilat cantik asal Bojong Menteng. Pemuda se-Bekasi Raya dengan semangat muda menggaungkan "Pemuda Indonesia Berani Bersatu". Mereka akan mengobarkan kembali semangat persatuan pemuda Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi.

Tidak hanya penggiat budaya dan silat, komunitas-komunitas, organisasi pemuda dan klub motor juga ikut hadir. Bergabung dalam semangat persatuan di Hari Sumpah Pemuda ini. 

Mengenai acara ini, Jamaludin SH seorang aktivis di Bekasi Utara menyambut positif. Menurutnya Sumpah Pemuda adalah tonggak bersejarah karena saat itulah perwakilan pemuda dari berbagai daerah bersatu dalam kesepakatan berbangsa, berbahasa dan bertanah air satu. Dalam skala Bekasi upacara ini juga kembali mengingatkan kita akan peristiwa rapat akbar warga Bekasi tanggal 17 Januari 1950.
"Semoga upacara ini juga mengingatkan kita sebagai warga Bekasi akan Rapat Akbar Warga Bekasi pada tahun 1950, saat itu warga Bekasi sepakat memilih menjadi kabupaten dalam bingkai NKRI dan menolak konsep negara serikat: tegas Jamaludin. (Suryani)