Header Ads

Wajah Bekasi Helat Milad Ke-3 Di Rumah Pelangi

Sabtu, 2 September 2017, menjelang sore di pelataran lapangan Rumah Pelangi Bekasi Kecamatan Sukawangi semakin meriah, Kong Guntur Elmogas melantunkan pantun-pantun dan puisi pantun yang mengajak hadirin bernyanyi dalam acara pembukaan Milad ke-3 Media Online Wajah Bekasi. Setelah sambutan pembukaan oleh Jamaludin SH selaku pembina di Rumah Pelangi acara kemudian diisi dengan keterampilan atraksi 3 orang pesilat dari Perguruan Silat Cinong Bekasi Babelan. 

Kong Guntur Beraksi di Rumah Pelangi Bekasi
Kong Guntur Beraksi di Rumah Pelangi Bekasi
Hadirin kemudian diajak lebih dalam mengenal Fotografi Jurnalistik oleh Deny Ahmad Furqon dari Komunitas Bekasi Foto. "Hal penting bagi seorang fotojurnalis adalah berpikir ia adalah seorang wartawan, yang kedua baru ia bertindak sebagai fotografer" ujarnya mengutip Bruce Baufmann dari Pittsburgs Press. Jurnalistik adalah kegiatan pencatatan atau pelaporan serta penyebaran tentang kejadian sehari-hari, sehingga siapapun dapat melakukannya, tambahnya. Hal itu diamini oleh Bisot yang mengisi sesi Jurnalisme Warga.

Setelah break sholat maghrib dan makan sore bersama acara diisi berbagai hiburan dari tari-tarian anak-anak, stand up komedi dan karaoke dari penggiat Rumah Pelangi sebelum memasuki sesi kedua acara. Beberapa hadirin hadir mewakili banyak komunitas bersama akrab makan bersama, dinataranya komunitas yang hadir dari Komunitas Fotografer Stylus, Bekasi Foto, Berita Bekasi, Liwasi (Lintas Wartawan Bekasi), TBM Rumah Warna Bekasi, Forkabek (Forsa Kabupaten Bekasi), Perpustakaan Jalanan Bekasi, Komunitas Historia Bekasi, PS Cinong Bekasi, Sanggar Melati Laskar Betawi Bekasi, Silaturahim Bekasi Raya, Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Korwil Bekasi, Suckit Stuff, Jurnal Katulistiwa, Si Abang (Babelan), Gerakan Moral Silaturahim Pelestari Silat Budaya Betawi Bekasi, Paguyuban Pemangku Seni dan Budaya Bekasi (PANGSI), Padepokan Pendekar Sumur Tujuh Kranji, Babelan Boy Community (BBC), Saka Bhayangkara Polsek Babelan, Sarang Kumpul Relawan (Sangkur), RR 1803 Rukun Remaja RT.18 RW 03 Babelan Kota dan lainnya.

Sesi kedua acara Amprokan Selametan Milad ke-3 Wajah Bekasi menghadirkan Endra Kusnawan, Jamaludin SH dan H. Rahmat Malik dalam Dialog Sejarah Dan Budaya Bekasi. Peradaban Bekasi telah lama dimulai sejak Kerajaan Tarumanagara di Bekasi bagian pesisir kemungkinan besar sejarah akan terulang walaupun saat ini situasi dan kondisi perkembangan pembangunan Bekasi di bagian pesisir tampaknya lebih lambat dibandingkan dengan pembangunan di wilayah selatan. Sebaliknya Jamaludin SH menganggap tidak ada dikotomi wilayah antara Bekasi bagian utara dan selatan, semua adalah kesatuan namun jika membicarakan strategi pembangunan maka itu memang tidak bisa dielakkan.
"Pembangunan Bekasi idealnya mempertimbangkan keseimbangan aspek lingkungan dan sosial" ungkap Jamaludin.

Dialog Sejarah Dan Budaya Bekasi, milad 3 Wajah Bekasi
Dialog Sejarah Dan Budaya Bekasi, milad 3 Wajah Bekasi

Dialog ini juga kerap mendapat tanggapan dari hadirin, Bang Mardani dari Padepokan Silat Pendekar Sumur Tujuh Kampung Dua Kranji Kota Bekasi urun bicara mengenai pentingnya menjaga budaya sebagai pemersatu masyarakat Bekasi.
"Kami selama ini di Gerakan Moral berupaya melestarikan kearifan lokal budaya melalui silat, kiranya dalam pembangunan pemerintah juga jangan sampai mengabaikan budaya agar pembangunan tidak kehilangan identitas dan mengasingkan masyarakatnya" ujar penggiat budaya yang telah 3 tahun menjadi nahkoda organisasi Gerakan Moral Silaturahim Pelestari Silat Budaya Betawi Bekasi.

H Rahmat Malik selaku pembina Wajah Bekasi menutup rangkaian acara dengan doa dan harapan agar Wajah Bekasi tetap pada idealismenya dan dapat menghadirkan wajah bekasi yang lebih menghargai kearifan lokal dan semangat budaya. [b]