Header Ads

Kepolisian Resor Metro Bekasi Ungkap Peredaran Obat Ilegal

Kepolisian Resor Metro Bekasi melaksanakan jumpa pers terkait penangkapan beberapa pemilik dan penanggung jawab peredaran obat ilegal. Dalam jumpa pers, Kombespol Asep Adisaputra mengungkapkan telah menyita 35.000-an butir obat yang tidak memiliki izin edar.

Kepolisian Resor Metro Bekasi Ungkap Peredaran Obat Ilegal

Kombespol Asep Adisaputra menjelaskan bahwa obat-obatan tersebut disita dari toko obat Cung U, toko obat Suka Cita dan Apotek Evita. Ketiganya terletak di Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi Jawa Barat.
"Ribuan obat ini disita oleh petugas setelah menindaklanjuti laporan warga. Petugas kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan para pelaku serta barang bukti ini," jelas Asep di lobby Kepolisian Resor Metro Bekasi, Jumat (22/9).

Asep mengungkapkan bahwa pihaknya juga menyertakan BPOM dan Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam operasi tersebut.
Di hadapan para petugas, para tersangka ini tidak dapat menunjukkan dokumen resmi perizinan atas peredaran obat yang mereka jual, sehingga obat-obatan ini jelas adalah obat-obatan ilegal.
"Ada obat-obatan yang tidak memiliki izin edar dan juga ada yang mengandung bahan kimia obat (BKO) berbahaya. Apotek yang kami tindak juga tidak memiliki izin apoteker," ujar Asep.

Operasi yang dilaksanakan pada Kamis malam (21/9), Kepolisian Resor Metro Bekasi berhasil menahan enam tersangka selaku pemilik dan penanggung jawab toko obat dan apotek. Mereka adalah ES pemilik toko obat Cung U dan YC pemilik toko obat Suka Cita serta HS, PE, EP dan K selaku pengelola Apotek Evita.

Untuk para tersangka akan dikenakan ancaman hukuman sebagaimana di atur dalam Pasal 196 dan 198 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman penjara di atas 10 tahun dan denda Rp 1 miliar.

Operasi ini juga bertujuan untuk memberikan efek jera dan menekan keleluasaan gerak dan menekan jumlah penyalahgunaan dan peredaran gelap obat-obatan berbahaya seperti pil PCC yang saat ini sedang meresahkan masyarakat luas, tambahnya.

Tidak ada komentar