Header Ads

Solidaritas Buruh Demo Di PT Padama Bahtera Labelindo

Buruh Bekasi benar-benar bergerak, Kamis (3/8/2017). Ribuan massa aksi terus berdatangan ke PT Padama Bahtera Labelindo. Mereka bersolidaritas, menuntut pihak pengusaha merealisasikan tuntutan para buruh.

Solidaritas Buruh Demo Di PT Padama Bahtera Labelindo

Ini aksi yang luar biasa. Serasa menggairahkan kembali gelora buruh Bekasi, yang terbilang lama tidak melakukan aksi di kawasan industri.

“Senang melihat aksi solidaritas hari ini di PUK FSPMI PT. Padama kawasan industri Gobel. Semenjak pagi hari, kawan-kawan buruh yang datang bersolidaritas cukup banyak dan terdiri dari berbagai macam serikat. Dan massa solidaritas terus berdatangan ghiroh aksi solideritas buruh-buruh Bekasi mulai mewangi kembali,” tulis seorang buruh Bekasi di akun media sosialnya.

Dia berharap, aksi solidaritas ini menjadi awal kebangkitan buruh di Bekasi kedepannya. PT Padama sendiri dilaporkan melakukan berbagai pelanggaran. Mulai dari PHK pengurus dan anggota serikat pekerja yang mengarah ke union busting, tidak mengikutsertakan semua buruh dalam kepesertaan BPJS, tidak menyediakan tempat ibadah, dan berbagai pelanggaran lain.

Aksi solidaritas ini tidak hanya dilakukan oleh FSPMI. Beberapa serikat pekerja lain juga ikut bersolidaritas. 

Ketua Pimpinan Cabang SPAI FSPMI Bekasi Amier Mahfud menegaskan langkah-langkah organisasi sudah dilakukan. Bahkan pada tanggal 24 Juli 2017, pihak serikat pekerja sudah mengirimkan surat somasi kepada pihak perusahaan.

Sayangnya, surat somasi yang juga ditembusan ke Disnaker Kabupaten Bekasi, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, dan Kapolrestro Kabupaten Bekasi. “Dalam surat somasi tersebut, kami meminta agar perusahaan menanggapi dan bersedia menyelesaikan permasalahan. Kami menduga ada pelanggaran yang dilakukan perusahaan terhadap hukum ketenagakerjaan dan sebagian berdimensi pidana,” tambahnya. Sayangnya, somasi ini tidak ditanggapi positif.

Oleh karena itu, tidak ada pilihan lain. FSPMI Bekasi akan kembali bergerak untuk menuntut pihak pengusaha PT Padama Bahtera Labelindo segera memberikan hak-hak kaum buruh.