Header Ads

Mahfudz " Syaikhu berpeluang calon Wagub

Kota Bekasi, wajahbekasi. Com -Selain didorong untuk maju menjadi Calon Wakil Gubernur Jawa Barat, Ahmad Syaikhu berpeluang jadi bakal calon Walikota Bekasi  2018. Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi V DPR RI-Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mahfudz Abdurrahman, bahwa PKS sudah memantapkan hati untuk   mengusung Dedi Mizwar dan Ahmad Syaikhu untuk maju di Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 mendatang.

“Seperti apa yang sudah diberitakan sebelumnya, DPP PKS sudah memantapkan untuk mengusung Dedi Mizwar dari partai Gerindra untuk jadi calon Gubernur Jawa Barat dan Ahmad Syaikhu dari PKS, sebagai calon Wakil Gubernur Jawa Barat,” kata pria yang akrap disapa Ustad Mahfudz Abdurahman Kepada wajah bekasiRabu (26/8/2017).

Menurutnya, pengusungan Dedi Mizwar-Ahmad Syaikhu dalam Pilgub Jawa Barat sudah 99 persen. Namun hal itu, menurut Mahfudz masih bisa berubah, seperti pengusungan Mardani di Pilgub DKI Jakarta 2016 lalu.

“Didunia Politik itu,  satu  persen pun menentukan, seperti Pilgub DKI Jakarta kemarin, nama Mardani sudah diusungkan, tetapi masih bisa berubah. Namun sejauh ini kita masih komitmen untuk mengusung Ahmad Syaikhu. Kenapa masih Ahmad Syaikhu karena di Pemilihan Internal (Pemira) dia masih tertinggi,” papar Mahfudz.

Begitupun untuk Pilkada Kota Bekasi 2018, yang berbarengan dengan Pilgub Jawa Barat, nama Ahmad Syaikhu juga masih tertinggi surveynya di Pemira, meski ada sebagian nama seperti Heri Koswara, yang saat ini menahkodai DPD PKS Kota Bekasi.

“Hal ini juga bahwa Ketua DPW PKS Jawa Barat itu, juga berpeluang besar untuk dicalonkan sebagai Walikota Bekasi 2018. Kalau di kita sudah Fix, tetapi namanya politik kan dinamis, tidak tutup  kemungkinan 1 persennya itu ada pergeseran karena kita kan berkoalisi, kalau di PKS sudah fiz Dedi Mizwar-Ahmad Syaikhu,” pungkas Mahfudz.

Sejauh ini, DPP PKS sudah membangun beberapa koalisi dengan partai politik lainnya, diantaranya Gerindra dan PAN. Untuk PAN sendiri sudah menytakan oke untuk berkoalisi, kita tinggal tunggu dari Demokrat saja,” terangnya. (red)