Header Ads

Hari Jadi Kota Bekasi Ust.Mahfudz
  • Terbaru

    Demi Tingkatkan Kesadaran Hukum, Jamaludin Akan Membentuk LBH

    Insiden kekerasan main hakim sendiri hingga menyebabkan MA 30 tahun alias Zoya meninggal dunia beberapa waktu lalu merupakan pukulan telak jika dikaitkan dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap hukum yang berlaku.

    Reaksi mengutuk aksi kekerasan itu datang dari berbagai lapisan masyarakat nusantara. Jamaludin SH selaku tokoh muda Bekasi telah mengutuknya dalam status sosial media bertanggal 1 Agustus 2017, beberapa jam setelah kejadian.
    "Terus terang saya sedih dengan perilaku bar-bar, keras, jauh dari sikap bijak. Apakah tidak ada yang bisa mencegah hingga harus terjadi ?. Kekerasan tidak akan terjadi jika bisa menahan diri dan berfikir jernih, karena kekerasan tidak boleh terjadi, apapun alasannya". tulisnya di status jejaring sosial Facebook seminggu lalu.

    Demi Tingkatkan Kesadaran Hukum, Jamaludin Akan Membentuk LBH
    Jamaludin, SH

    Ditanyakan lebih lanjut mengenai apa yang dapat dilakukan masyarakat untuk mencegah hal tersebut kembali terulang, Jamaludin memberi solusi.
    “Kejadian ini harusnya menjadi momentum untuk kita semua agar berbenah bersama-sama (kolektif) terutama dalam hal meningkatkan kesadaran hukum di masyarakat yang sebenar-benarnya” ucapnya.
    “Perlu adanya upaya edukasi masyarakat terhadap hukum dengan cara yang lebih parsitipatif dan bersifat antisipasi”.

    Dipertegas lagi tentang bagaimana langkah nyata yang dimaksud, Jamaludin menanggapi hal tersebut dengan antusias.
    “Dalam waktu dekat ini kami akan bentuk Lembaga Bantuan Hukum (LBH) sebagaimana amanat undang-undang, nantinya kegiatan LBH ini bukan hanya sebatas memberikan advokasi terhadap masyarakat yang kurang mampu, tapi lebih kepada memberikan penyuluhan hukum dalam rangka meningkatkan kesadaran hukum di masyarakat, dan kita akan bekerjasama dengan otoritas yang ada sebagai mitra dalam hal ini” ucap lelaki yang tinggal di Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi ini.

    “LBH ini bukan lembaga baru tapi lembaga yang sudah berpengalaman dalam memberikan layanan hukum skala nasional dan sudah banyak cabangnya hingga pelosok, saya kira kita butuh lembaga ini di wilayah Kabupaten Bekasi bagian utara ini”.

    Sebagai aktivis yang lebih dikenal dalam kegiatan pendidikan dan literasi, Jamaludin juga menyatakan misi LBH ini juga untuk menjadi wadah belajar dan menyiapkan tenaga-tenaga muda di bidang hukum.
    “Kami sudah siapkan terutama rekan-rekan yang menangani masalah litigasi dan nonlitigasi, kami juga akan adakan pelatihan buat rekan-rekan yang berminat mendalami bidang ini untuk dilatih menjadi paralegal, kita tunggu saja yah, akan saya undang rekan-rekan saat peresmiannya nanti”. tutupnya berwibawa.

    Tidak ada komentar