Header Ads

Dalam Rangkaian Reses Mahfudz datangi pegiat budaya bekasi

BEKASI, wajahbekasi. Com – Setelah diselenggarakan dengan sukses festival tugu asem yang pertama di tahun 2016, atas dasar permintaan dan antusias masyarakat di sekitar tugu asem, Kampung Ciketing Mustikajaya, masyarakat kini sadar acara tersebut sebagai barometer jati diri wilayahnya. Berangkat dari sejarah, cerita, masyarakat yang menceritakan bahwa tugu asem sendiri menjadi bagian dari keseharian kegiatan bermasyarakat dari era peperangan hingga saat ini, tugu asem yang akrab dipanggil prapatan ciketing asem, yang dahulunya berdiri dilahan kebun pribadi milik alm kong Timur yang akhirnya di wakafkan untuk kepentingan rakyat sebagai persimpangan ilir mudik masyarakat di sekitar Mustikajaya.

Mahfudz abdurahman anggota DPR RI yang turut hadir dalam rangkaian kunjungan Reses mengatakan " festival tugu asem diselenggarakan untuk selalu mengenalkan pentingnya kearifan lokal sebagai jati diri masyarakat yang berbudaya. Di tengah - tengah merebaknya budaya import seperti beras impor, gula impor sampai garam inpor sudah saatnya kita membentengi budaya kita jangan sampai budayapun ikut - ikutan impor.

Rahmat malik salah seorang pemerhati budaya bekasi pun turut hadir Kegiatan ini akan diselenggarakan pada tanggal 6 Agustus 2017

Ketika di tanya tentang kegiatan ini oleh wajah bekasi rahmat malik mengatakan "Semoga kegiatan ini menjadikan budaya sebagai identitas masyarakat yang beradab dan menjadikan masyarakat Bekasi umumnya, masyarakat Mustikajaya khususnya lebih mengenal kearifan masyarakat lokal wilayah dengan mewujudkan berdirinya atau dibangunnya suatu tempat untuk wadah apresiasi masyarakat khususnya Mustikajaya dalam melestarikan kebudayaan,” pungkasnya. (red)