Header Ads

22 bangunan liar di bongkar di kelurahan bahagia

Babelan - wajah bekasi Puluhan bangunan liar (bangli) yang ada disepanjang Jalan KH Tadjudin, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan dibongkar oleh ratusan petugas dari sejumlah unsur keamanan meliputi Satpol PP Pemda Kabupaten Bekasi, Polres Metro Pemda Bekasi, dan Kodim 0509/Kabupaten Bekasi pada Senin (9/5/2017).

Pembongkaran juga melibatkan Dinas Kebersihan, Dinas Kesehatan, Badan Pertanahan Negara (BKN), Dinas Pekerja Umum, dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, serta pihak Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan dan pihak PJT Wilayah II Jabar.

Sekitar kurang lebih 22 bangli semi permanen berukuran besar dan kecil dibongkar menggunakan alat berat berupa beko yang dikerahkan oleh Dinas Kebersihan Kabupaten Bekasi.

“Untuk petugasnya sendiri yang hari ini mengawal pembongkaran ada sekitar 500 lebih. Terdiri dari Satpol PP ada 150 personil. Dari Polres Metro Kabupaten Bekasi ada 180 personil. Dan dari unsur Kodim 0509 ada 100 personil. Juga dari unsur dinas lainnya,”

Selain itu, dirinya juga menjelaskan bahwa imbauan perihal pembongkaran tersebut sudah dilakukan sejak enam bulan yang lalu. Dan sudah dilakukan pengiriman surat teguran dan peringatan sebanyak tiga kali.

“Pastinya dari awal sudah kita imbau kepada warga pemilik bangunan untuk perihal penertiban dan pembongkaran ini. Dan kita juga sudah memberikan kesempatan untuk membongkar sendiri bangunanya,” tambahnya.

Disisi lain, Lurah Bahagia, Najmuddin mengungkapkan, selama ini pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin untuk pendirian bangunan diatas lahan PJT disepanjang jalan KH Noer Ali tersebut.

“Untuk pembongkarannya sendiri, pihak kelurahan Bahagia sudah mengajukan sejak tahun 2008. Dan realisasi pembongkarannya baru dilakukan sekarang,” ujarnya dalam kesempatan yang sama.

Lebih lanjut, Najmuddin juga mengatakan, usai pembongkaran tersebut, rencananya lahan PJT yang sudah ditertibkan dari bangunan liar akan digunakan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH).

“Rencananya akan kita bangun RTH atau pelebaran jalan utama. Nanti biar diajukan dulu pada Musrembang mendatang,” tambahnya.(red)