Header Ads

Guru Non-PNS Di Bekasi Ancam Mogok Mengajar Jika Dana BOS Tak Turun

guru non-PNS di Bekasi ancam mogok mengajar jika Dana BOS tak turun

Setelah hampir empat bulan tunjangan guru non-PNS yang mengajar di SMA dan SMK Negeri di Kota Bekasi belum dibayar, ratusan guru non-PNS tersebut berencana akan melakukan unjuk rasa di kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat.

"Bila sampai akhir April belum turun, kami akan mogok mengajar," kata seorang guru berstatus kontrak berinisial AJ, Rabu (19/4).

Ia mengatakan, dampak dari terlambatnya honor yang diberikan oleh pemerintah provinsi membuat sejumlah tenaga pendidik di Kota Bekasi sudah ada yang mogok mengajar.

"Besok kami akan ke Bandung, rencananya Jumat akan melakukan aksi demonstrasi," ujar AJ.

Menurut dia, kondisi ini mulai terjadi sejak kewenangan SMA dan SMK Negeri diambil alih oleh provinsi. Bahkan, sejak diambil tunjangan turun dari Rp 1 juta menjadi Rp 750 ribu.

"Kami iri dengan guru-guru yang ada di sekolah tingkat SMP dan SD," ujarnya.

Berdasarkan data diperoleh, jumlah guru non-PNS yang kini menjadi tanggungan provinsi mencapai 478 orang. Mereka adalah staf tata usaha dan tenaga pengajar.

Sebelumnya, puluhan Kepala Sekolah tingkat SMA/SMK Negeri di Kota Bekasi pun mengeluh soal terlambatnya dana BOS Provinsi Jawa Barat. Mereka pun harus berutang untuk menutupi biaya operasional sekolah serta menggaji tenaga honerer yang ada di sekolahnya. [lia/Merdeka.com]