Header Ads

Dishub Sebut Angkutan Trans Patriot Bekasi Ilegal

Dishub Sebut Angkutan Trans Patriot Bekasi Ilegal

KOTA BEKASI, Wajahbekasi.Com - Pemkot Bekasi melalui Dinas Perhubungan Kota Bekasi menyebut mobil angkutan Trans Patriot milik Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bekasi ilegal.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana menyebut, Pemkot memang mengusulkan pengadaan mobil Trans Patriot. Namun, mobil usulan Pemkot yang akan diluncurkan awal Agustus 2017 nanti, jenisnya minibus seperti metromini. "Mobil Trans Patriot yang akan hadir berbentuk kecil, itu bukan mobil yang diusulkan Pemkot Bekasi," kata Yayan.
Mobil Trans Patriot, kata Yayan, yang selain minibus bukan milik Pemkot tetapi milik Organda Kota Bekasi yang merupakan angkutan lingkungan.
"Mobil itu milik Organda yang katanya hanya untuk angkutan lingkungan. Lagi pula, mobil tersebut jangankan memiliki izin, diusulkan ke kami saja enggak," katanya.
Yayan juga menegaskan, jika mobil tersebut ketahuan beroperasi maka Dishub akan menertibkan dan menilangnya. "Akan kami tilang jika ketahuan beroperasi tanpa memiliki izin," ancamnya.
Sementara itu, Ketua DPC Organda Kota Bekasi, Hotman Pane saat dikonfirmasi menuturkan, mobil dikatakan ilegal bila sudah operasi tanpa mengantongi legalitas.
“Mobil tersebut belum pernah diurus perizinannya, karena dalam tahapan uji tipe dan baru saja mendapatkan lulus uji tipe kelayakan dari Kemenhub. Jadi ilegalnya di mana? Aturan mana yang dilanggar?” kata Hotman Pane.
Menurutnya, untuk beberapa wilayah di Indonesia, ada 14 unit moda yang diperkenalkan. Dan untuk beberapa daerah sudah masuk ke dalam proses perizinan dari kepala daerah setempat.
“Ke depan Organda akan mengajukan perizinan ke Pemkot Bekasi dan moda tersebut diatur dalam Permenhub Nomor 32/2016 tentang angkutan orang bukan dalam trayek khusus untuk lingkungan tertentu,” ucap Hotman.
“Ada pun jumlah Trans Patriot nanti akan disesuaikan dan kajian rasional ekonomis dan angka perjalanan dengan kondisi jalan pada jalur yang dilayani," katanya.

Disinggung terkait rute Trans Patriot tersebut, dia menyampakan rutenya dari Terminal Induk ke Pondok Gede Bekasi sebagai rute perintis. Namun demikian, dengan kehadiran transportasi itu dipredikasi akan ada bersinggungan dengan angkutan umum.
“Pastinya akan bersinggungan, makanya saat ini lagi dirumuskan solusi tehadap angkot yang sudah ada,” papar Hotman. (red)