Header Ads

AIR TUBA UNTUK TARUMANAGARA

AIR TUBA UNTUK TARUMANAGARA
(Fahmi Benhud)

Air tuba itu pahit saudaraku..
tapi terpaksa kita minum, kita reguk...
tanpa pernah bisa kita muntahkan... 

Air tuba itu pahit saudaraku...
membaca peradaban Tarumanagara telah sirna...
Salakanagara? Juga tak pernah kembali ke jiwa kita.....

Air tuba itu pahit saudaraku...
tapi lebih pahit air Kali Bekasi...
lebih pahit air Kali Gomati...
yang telah lama menyimpan nestapa 
peradaban tinggi tanpa terulang kembali...

Air tuba itu pahit saudaraku...
tapi lebih pahit Kali Bekasi 
yg terus menjadi saksi 
bagi peradaban para tikus 
yg memakan uang rakyat dengan rakus...... 

Air tuba itu pahit saudaraku...
Kali Gomati tak diingat lagi...
Kali Bekasi tak berarti...

Terkubur !! Sembunyikan sejarah 
Ditikam !!! tertusuklah jiwa jiwa Baghasahsi...
Jiwa Baghasasi kita tercabik cabik...
terkikis...lapis demi lapis... tragisss...miris...menangis... 

Air Tuba itu pahit saudaraku ...
tapi lebih pahit menyaksikan saudara kita 
yang tak tahu Tarumanagara.... 

Air tuba itu pahit saudaraku...
takan pernah manis...
tanpa kita melakukan apa apa... 

Tarumanagara tanpa cinta 
hanyalah sekumpulan batu belaka... 
hanya dengan cintalah...
kita susun kembali...
menjadi lebih indah lebih bermakna... 

Air tuba itu pahit saudaraku....
haruskah kita minum hari demi hari ...
waktu demi waktu...
hingga berlalu 3 abad terlena 
tanpa sentuhan cinta....
Air tuba itu pahit saudaraku.

Pembacaan puisi Air Tuba Untuk Tarumanagara
Pembacaan puisi Air Tuba Untuk Tarumanagara
__________
Puisi dibacakan Sabtu 8 April 2017, bertempat di Museum Gedung Juang Tambun saat para penggiat sejarah dan budaya di sekitar Bekasi mengadakan diskusi sejarah Bekasi berdasarkan kitab Wangsakerta.